Breaking News:

Kabupaten Bantul

Dorong Digitalisasi Daerah, Bank BPD DIY Aktivasi Mobile Banking untuk ASN Pemkab Bantul

Dorong Digitalisasi Daerah, Bank BPD DIY Aktivasi Mobile Banking untuk ASN Pemkab Bantul

Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Aktivasi mobile banking Bank BPD DIY untuk ASN di lingkungan Pemkab Bantul 

TRIBUNOGJA.COM, BANTUL - Setelah menyasar para guru se-kabupaten Bantul dalam rangka percepatan digitalisasi daerah, Bank BPD DIY cabang Bantul melanjutkan program aktivasi mobil banking kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Bantul.

Program aktivasi mobile banking ini merupakan tindaklanjut FGD digitalisasi beberapa waktu lalu yang telah diinisisasi oleh Bank Indonesia.

Program Digitalisasi Daerah meliputi transaksi pemerintah daerah baik transaksi pengeluaran maupun transaksi penerimaan.

Pemerintah Kabupaten Bantul telah mengimplementasikan penggunakan cash manajemen system (CMS) di seluruh OPD hingga ke OPD di tingkat sekolahan.

Sebanyak 47 sekolah menengah tingkat pertama di Kabupaten Bantul sudah menggunakan CMS untuk melakukan pembayaran kepada pihak rekanan.

" Jadi bendahara sekolah sudah tidak perlu lagi datang ke bank karena bisa melakukan transaksi secara mandiri di kantornya masing-masing,"ujar Munaryati selaku pimpinan cabang Bank BPD DIY Cabang Bantul.

Baca juga: Aplikasi QUAT Bank BPD DIY Sejalan dengan Upaya Pemda DIY dalam Mengembangkan Jogja Smart City

Sementara itu Kepala BKAD Kabupaten Bantul, Trisna Manurung mengungkapkan pemerintah daerah sudah mengimplementasikan program digitalisasi daerah.

Di antaranya untuk pembayaran pajak daerah, pajak bumi dan bangunan dan retribusi secara non tunai.

Pembayarannya pun bisa dilakukan dengan sejumlah pilihan mulai dari ATM, EDC, mobile banking, agen laku pandai maupun channel lain yang sudah bekerjasama dengan bank BPD DIY seperti Gojek dan Tokopedia.

Kepala Bidang Penagihan dan Pemeriksaan, BKAD Kabupaten Bantul, Dharmawan Purwanapada menambahkan masa pandemi saat ini, kesadaran masyarakat untuk membayar PBB masih relatif tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved