Breaking News:

Pemerintah Akan Ubah Rumusan Gaji PNS, Disesuaikan Beban Kerja, Tanggung Jawab dan Risiko Pekerjaan

Pemerintah Akan Ubah Rumusan Gaji PNS, Disesuaikan Beban Kerja, Tanggung Jawab dan Risiko Pekerjaan

Editor: Hari Susmayanti
istimewa
Sebanyak 172 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang diambil sumpah/janji sebagai PNS di Pendopo Pengabdian Kota Magelang pada Senin (19/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Skema pangkat, gaji dan tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) akan dirubah sesuai dengan Pasal 79 dan 80 UU No 5/2014 tentang ASN.

Rencananya, besaran gaji PNS akan ditentukan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab dan risiko pekerjaan.

Perumusan kebijakan tentang gaji, tunjangan, dan fasilitas PNS tersebut merujuk pada amanat Pasal 79 dan 80 UU No 5/2014 tentang ASN.

UU tersebut mengarahkan penghasilan PNS ke depan yang sebelumnya terdiri dari banyak komponen, akan disederhanakan sehingga terdiri dari komponen gaji dan tunjangan saja.

"Formula gaji PNS yang baru akan ditentukan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan," ungkap Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono.

Penerapan perhitungan gaji PNS terbaru nantinya dilakukan secara bertahap.

Pertama, melakukan perubahan sistem penggajian yang semula berbasis pangkat, golongan ruang, dan masa kerja menuju ke sistem penggajian yang berbasis pada harga jabatan.

Selanjutnya, formula tunjangan PNS meliputi tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan.

Rumusan tunjangan kinerja didasarkan pada pencapaian kinerja masing-masing PNS.

Sedangkan rumusan tunjangan kemahalan didasarkan pada indeks harga yang berlaku di daerah masing-masing.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved