Breaking News:

Jawa

Antisipasi Penyebaran Covid-19, KPU Klaten Siapkan Satu Bilik Khusus di Setiap TPS

KPU Klaten menyiapkan bilik khusus di masing-masing TPS bagi pemilih Pilkada Klaten yang memiliki suhu tubuh di atas normal.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Ketua KPU Klaten, Kartika Sari Handayani 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten menyiapkan bilik khusus di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi pemilih Pilkada Klaten yang memiliki suhu tubuh di atas normal.

Bilik khusus ini, disiapkan satu bilik di masing-masing TPS yang ada di Kabupaten Klaten.

Hal itu diungkap oleh Ketua KPU Klaten, Kartika Sari Handayani saat ditemui di kantornya, Jumat (27/11/2020).

"Langkah-langkah kita untuk protokol kesehatan di TPS sudah kita upayakan, mulai dari cek suhu tubuh, cuci tangan, pakai masker, jaga jarak hingga sarung tangan sekali pakai dan lainnya. Sudah kita siapkan," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS : Puluhan Petugas Pilkada Klaten Terpapar COVID-19, Semua Isolasi Mandiri

Kata Kartika, untuk pemilih yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius, pemilih itu akan di layani oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) nomor 6 dan melakukan pencoblosan di bilik suara khusus.

"Nanti petugas ketertiban melapor ke KPPS jika ada salah satu pemilih setelah dicek suhu tubuhnya di atas 37,3, kemudian KPPS nomor 6 keluar untuk memberikan surat suara yang dicoblos di bilik suara khusus," ujarnya.

Sementara itu, untuk daftar pemilih yang saat hari pencoblosan masih menjalani isolasi mandiri, KPU Klaten juga telah menyiapkan skema pencoblosannya.

Komisioner KPU Klaten, bidang Teknis Penyelenggaraan, Samsul Huda menambahkan jika daftar pemilih yang masih menjalani isolasi mandiri akan mencoblos pada pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Dorong Partisipasi Pemilih di Pilkada, Pemkab Klaten Pasang 26 Baliho yang Berisi Seruan

"Untuk yang isolasi mandiri itu nanti dilayani pukul 12 siang ke atas oleh dua orang petugas KPPS yang datang memakai baju hazmat, mereka juga didampingi saksi dan pengawas TPS," ujarnya.

Ia mengatakan, warga yang masih menjalani isolasi mandiri nantinya akan didatangi ke rumahnya masing-masing oleh petugas KPPS.

"Nanti kotak suara langsung di bawa dan dilayani di rumahnya. Saat mencoblos yang bersangkutan juga memakai sarung tangan dan tidak menyentuh surat suara," imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved