Breaking News:

Kadin DI Yogyakarta Berupaya Agar UMKM dapat Kemudahan Akses Perbankan

Ketua Umum Kadin DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi mengungkapkan bahwa perlu adanya penyamaan persepsi dan diskusi

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Ketua Kadin DIY GKR Mangkubumi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DI Yogyakarta (DIY) fokus membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai akhir tahun 2020 hingga 2023.

Agar UMKM bisa naik kelas, Kadin DIY berupaya agar alokasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang ada di perbankan BUMN/BUMD bisa lebih dimanfaatkan.

Sehingga UMKM bisa mendapatkan kemudaah akses pembiayaan atau pinjaman melalui restrukturisasi.

Ketua Umum Kadin DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi mengungkapkan bahwa perlu adanya penyamaan persepsi dan diskusi agar program restrukturisasi terus digulirkan berikut dukungan pinjaman bagi pelaku UMKM di DIY.

Menurutnya, pelaku UMKM di DIY masih mengalami kesulitan perihal permodalan atau pinjaman tersebut hingga saat ini.

Baca juga: Polisi Ringkus 8 Pelaku Curanmor, Curas, Penipuan Hingga Penyalahgunaan Narkoba di Klaten

Baca juga: Museum Sandi Beradaptasi di Tengah Pandemi, Pengunjung Mulai Berdatangan

"Mudah-mudahan dana PEN ini bisa lebih mudah diakses UMKM dan Kemenkop UKM bisa saling membantu agar bisa mengakses pinjaman dengan bunga paling rendah atau murah. Paling tidak kami fokuskan bagi pelaku usaha menengah ke bawah karena incomenya masih harian dan tidak pasti sehingga sangat terdampak signifikan pandeni Covid-19," jelasnya, Kamis (26/11/2020). 

Menurutnya, pelaku UMKM di DIY yang menengah ke bawah inilah yang seharusnya menjadi prioritas program PEN yang kini tengah bergulir.

Ia pun mengatakan kesiapannya untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan instansi terkait untuk menjaring dana PEN agar pemanfaatannya bisa dipermudah aksesnya bagi pelaku UMKM terutama yang menengah ke bawah.  

Dan terkait dengan fasilitasi kemudahan akses perbankan bagi pelaku UMKM, Kadin DIY setidaknya telah bertemu dengan Bank Mandiri dan Bank BPD DIY terkait pemanfaatan dana PEN yang ada di daerah.

Baca juga: Keluarga Memiliki Arti Besar bagi Dokter Muchammad Nur Aziz, Terutama Sosok Ibu

Baca juga: UPDATE Covid-19 Gunungkidul : Kapasitas RS Rujukan Penuh, RS Swasta Disiapkan

"Kami tahu pengusaha tidak luput terdampak pandemi Covid-19, tetapi setidaknya masih mempunyai simpanan daripada pelaku UMKM. Jadi kami punya kesepakatan fokus kepada UMKM, mudah-mudahan bisa dipermudah ikut restrukturisasi melalui program PEN yang ada di daerah," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Kadin DIY akan fokus untuk membantu pelaku UMKM di DIY hingga dua tahun kedepan.

Salah satu hal yang segera dilakukan adalah berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) DIY.

Melalui DInas Koperasi dan UKM DIY ia berharap akan ada pendataan yang lebih komprehensif.

Ia menyayangkan bahwa jumlah UMKM di DIY sangat banyak tetapi belum ada datanya dan tidak terpantau sehingga sulit untuk mengklasifikasinya.

"Kami ingin UMKM di DIY ini bisa terdata satu pintu atau terpusat di Dinas Koperasi dan UKM DIY," tandasnya.(nto)  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved