Yogyakarta

Muhammadiyah Gelar Munas Tarjih ke-31 secara Daring

Munas itu akan diselenggarakan pada 29 November hingga 5 Desember mendatang di Yogyakarta dan Gresik.

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Munas itu akan diselenggarakan pada 29 November hingga 5 Desember mendatang di Yogyakarta dan Gresik. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pimpinan Pusat Muhamadiyah memutuskan untuk menggelar musyawarah nasional (Munas) Tarjih XXXI secara daring akibat pandemi COVID-19.

Munas itu akan diselenggarakan pada 29 November hingga 5 Desember mendatang di Yogyakarta dan Gresik.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, sebagai forum tertinggi di lingkungan Tarjih Muhamadiyah, Munas bertujuan untuk menetapkan ketentuan atau kebijakan dalam persoalan agama dalam perspektif Muhamdiyah.

Tema yang diangkat pada tahun ini yakni 'Mewujudkan Nilai-nilai Keislaman yang Maju dan Mencerahkan' dengan membahas materi seputar fikih zakat, difabel, agraria, akhlak, terminasi hidup dan lain sebagainya.

Baca juga: Eko Suwanto: 108 Tahun Muhammadiyah dan Sumbangsihnya dalam Perjalanan Bangsa

"Muhammadiyah lewat munas ini mengangkat isu tersebut untuk mewujudkan nilai-nilai islam yang maju dan mencerahkan. Pasalnya Islam mengandung nilai-nilai yang utama mengenai kemajuan dan pencerahan," kata Haedar dalam jumpa pers secara daring, Senin (23/11/2020).

Sementara, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof Syamsul Anwar mengatakan, mulanya penyelenggaraan Munas ke-31 ini akan dilaksanakan pada tanggal 14-17 April 2020 di Universitas Muhammadiyah Gresik, Jawa Timur, namun kemudian dialihkan secara online dari tanggal 14 Rabiulakhir 1442 H/29 November sampai 5 Jumadilawal 1442 H/20 Desember 2020.

Pembukaan Munas Tarjih ke-31 akan digelar pada Sabtu, 28 November 2020, sedangkan agenda Munas lainnya digelar setiap Sabtu-Ahad, selama tiga minggu berturut-turut.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, direncanakan akan memberikan sambutan pada acara pembukaan.

Baca juga: Atasi Masalah Belajar di Rumah, Muhammadiyah Sleman Luncurkan 91 Modul Hibrida

Rangkaian Musyawarah Nasional Tarjih Muhammadiyah ke-31 diawali dengan Ceramah Umum Munas, dengan tema "Islam dan Kesejahteraan Sosial: Mewujudkan Nilai-nilai Keislaman yang Maju dan Mencerahkan", oleh Prof Dr Syafiq A Mughni.

Agenda lainnya adalah Seminar Nasional dengan tema 'Moderasi Keberagamaan dalam Konteks Indonesia Berkemajuan'.

"Para peserta terdiri dari anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan dan anggota Majelis Tarjih dan Tajdid tingkat pusat, perwakilan Majelis, Lembaga, Biro, dan Organisasi Otonom Tingkat Pusat, Perwakilan Wilayah, dan undangan khusus dari kalangan ahli atau pakar yang diharapkan dapat memberikan berbagai masukan demi penyempurnaan draft materi-materi Munas. Seluruh komponen peserta ini akan terbagi ke dalam komisi-komisi sesuai tema yang diagendakan," kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved