Tinjau Posko Pengungsian Desa Tamanagung, Ganjar Harap Relawan Berikan Edukasi Sekaligus Hiburan

"Makanya tadi, mumpung ada mahasiswa yang jadi relawan, saya minta ajaklah anak-anak bermain," ujar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Penulis: DNA | Editor: Sri Noviyanti
Dok. Humas Pemkot Magelang
Ganjar Pranowo mengajak tiga balita bermain saat meninjau posko pengungsian di Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan, Magelang, Sabtu (21/11/2020). 

TRIBUNJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berharap, kepedulian terhadap para pengungsi juga diberikan tak hanya keberlangsungan mereka sehari-hari.

“Namun juga dijadikan kesempatan mengedukasi dan diberi penghiburan agar tak jenuh,” kata Ganjar, seperti dalam keterangan tertulis yang Tribun Jogja terima, Minggu (22/11/2020).

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat meninjau posko pengungsian di Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan, Magelang, Sabtu (21/11/2020).

Ganjar mengungkapkan, setidaknya ada 119 pengungsi erupsi Merapi dari Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun yang menempati empat lokasi pengungsian di Desa Tamanagung. 

"Makanya tadi, mumpung ada mahasiswa yang jadi relawan, saya minta ajaklah anak-anak bermain. Mereka bisa diajak menggambar, mewarnai, menyanyi dan diajari edukasi soal protokol kesehatan,” terang Ganjar.

Tujuannya agar anak-anak di tempat pengungsian tetap bisa menyalurkan bakat, belajar dan sudah pasti tidak membuat mereka bosan.

Dalam kesempatan itu, Ganjar turut memastikan, para pengungsi mendapatkan keamanan dan kenyamanan.

“Stok makanan juga masih aman. Saya sampaikan kalau kurang segera meminta bantuan ke Kabupaten atau Provinsi,” pintanya.

Orang nomor satu di Jateng ini juga berpesan, supaya bidan dan tenaga kesehatan selalu siaga.

“Saya juga titip, karena di sini banyak lansia, anak-anak dan ibu hamil, tolong kesehatan mereka dijaga betul-betul,” ucap Ganjar.

Ajak anak-anak di pengungsian bermain

Ketika melakukan peninjauan, Ganjar menyadari, kejenuhan pasti dirasakan anak-anak tatkala harus mengungsi di suatu tempat dan terbatas ruang bermainnya.

Gubernur berambut putih ini pun paham betul jika anak-anak ingin bermain dengannya. Oleh karenanya, Ganjar mengajak sejumlah anak-anak di pengungsian untuk bermain.

Kedatangan Ganjar itu langsung disambut tiga bawah lima tahun (balita) bernama Rafael (5), Petra (3,5) dan Rafael (4).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved