Breaking News:

Pilkada Klaten 2020

Debat Publik Pilkada Klaten : Janji Tiga Paslon Pilkada Klaten Soal Penanggulangan Kemiskinan

Debat publik putaran pertama pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Klaten telah berlangsung di Al Hakiim Covention Hall, Klaten

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Almurfi Syofyan
Suasana debat publik putaran pertama pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Klaten di Al Hakiim Covention Hall, Klaten, Jumat (20/11/2020) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Debat publik putaran pertama pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Klaten telah berlangsung di Al Hakiim Covention Hall, Klaten, Jumat (20/11/2020) malam.

Tiga pasangan calon (Paslon), yakni nomor urut 1 Sri Mulyani-Yoga Hardaya, nomor urut 2 One Krisnata-Muhammad Fajri dan nomor urut 3 Arif Budiyono-Harjanta telah saling beradu gagasan untuk meraih simpati rakyat Klaten.

Pada debat publik putaran pertama Pilbup Klaten ini, mengusung tema besar yakni pengembangan layanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Debat publik sendiri berlangsung selama 120 menit yang terbagi dalam 6 sesi.

Pada debat publik itu, masing-masing paslon juga menjawab pertanyaan dari masyarakat yang masuk ke KPU Klaten.

Baca juga: Sebanyak 40 Pelaku Seni Rupa Kulon Progo Dengan 55 Karya Tampil di Pameran Seni Rupa Kayon

Baca juga: Persiapan Jelang Pemungutan Suara Pilkada Bantul 2020, KPU Bantul Mulai Sortir Surat Suara

Baca juga: Sleman Gelar Simulasi Pemungutan Suara dengan Protokol Kesehatan

Adapun pertanyaannya mengenai cara paslon untuk menurunkan angka kemiskinan di Klaten jika masing-masing paslon mendapat mandat dari rakyat Klaten.

Calon bupati Klaten nomor urut 3, Arif Budiyono yang pada kesempatan itu mendapat kesempatan menjawab untuk pertama kali, memaparkan jika dirinya akan memperkuat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan memberikan bantuan dan penampingan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Klaten.

"Upaya-upaya untuk menekan kemiskinan ke depan yaitu kita akan mengembangkan BUMD atau bumdes di desa-desa dengan kredit murah tanpa bunga kedua kita akan berikan pelatihan untuk pengembangan UMKM-UMKM mulai dari hulu sampai ke hilir," ujarnya.

Kemudian, Arif Budiyono juga menjanjikan akan memberikan pendampingan kepada para petani, mulai dari pengadaan bibit murah hingga pupuk murah.

"Program lainnya juga ada pengembangan UMKM secara menyeluruh, sesuai dengan kemampuan masyarakat disekitar kita," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved