Breaking News:

KRONOLOGI Usaha Penyelundupan Burung Nuri di Papua, Dimasukkan Botol Plastik Air Mineral

Puluhan burung nuri yang dimasukkan ke dalam botol plastik air mineral ditemukan di sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Fakfak

Tim Gabungan Polisi Laut Fakfak / Konservasi Sumber Daya Alam / AFP
Tim Gabungan Polisi Laut (KP3) Fakfak, Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Penjaga Pantai Indonesia memperlihatkan puluhan burung beo yang dimasukkan ke dalam botol air plastik yang ditemukan di kapal yang merapat di Fakfak. 

Tribunjogja.com Fak-fak - Puluhan Burung Nuri Merah Kepala Hitam yang dimasukkan ke dalam botol plastik air mineral ditemukan di sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Fakfak, Kamis (19/11/2020.

Dilansir Tribunjogja.com dari theborneopost, pihak kepolisian Fakfak mengatakan, temuan usaha penyelundupan burung beo itu bermula ketika awak kapal mendengar suara-suara yang berasal dari sebuah kotak besar.

Awak kapal kemudian melaporkan temuan itu kepada pihak yang terkait karena dicurigai berisi hewan.

Sejurus kemudian, pihak kepolisian setempat datang dan melakukan pemeriksaaan kepada kotak.

Setelah dibuka ternyata ada 64 burung Burung Nuri Merah Kepala Hitam 

Disana juga ditemukan 10 Burung Nuri Merah Kepala Hitam yang sudah mati.

Burung itu adalah jenis Burung Nuri Merah Kepala Hitam atau dalam bahasa latin Lorius Lory.

Mereka sejenis burung beo asli New Guinea dan pulau-pulau kecil di dekatnya.

"Awak kapal memberi tahu kami bahwa mereka mencurigai ada hewan di dalam kotak karena mereka mendengar suara-suara aneh," kata Kapolsubsektor KP3 Laut Polres Fakfak, Ipda Dodik Junaidi.

Baca juga: Akhir Cerita Burung Kacer Seharga Rp150 Juta yang Hilang di Bagasi Pesawat Garuda

Tim Gabungan Polisi Laut (KP3) Fakfak, Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Penjaga Pantai Indonesia memperlihatkan puluhan burung beo yang dimasukkan ke dalam botol air plastik yang ditemukan di kapal yang merapat di Fakfak Papua
Tim Gabungan Polisi Laut (KP3) Fakfak, Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Penjaga Pantai Indonesia memperlihatkan puluhan burung beo yang dimasukkan ke dalam botol air plastik yang ditemukan di kapal yang merapat di Fakfak Papua (Tim Gabungan Polisi Laut Fakfak / Konservasi Sumber Daya Alam / AFP)

Baca juga: Perajin Sangkar Burung di Kulon Progo Kebanjiran Orderan di Masa Pandemi

Baca juga: 6 Arti Mimpi Menangkap Burung yang Bisa Jadi Pertanda Keberuntungan hingga Kebuntungan

Sejauh ini belum ada pihak yang diamankan dan belum jelas tujuan burung-burung.

Halaman
12
Penulis: Tribun Jogja
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved