Breaking News:

Penanganan Covid

30 Merek Bakpia dari Koperasi Bakpia Sumekar Terimbas Pandemi

Sebanyak 30 merek bakpia di bawah Koperasi Bakpia Sumekar, Kampung Pathuk terimbas pandemi COVID-19.

TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Aktivitas membuat bakpia di Kampung Pathuk 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 30 merek bakpia di bawah Koperasi Bakpia Sumekar, Kampung Pathuk terimbas pandemi COVID-19.

Sumiyati, Ketua Koperasi Bakpia Sumekar memaparkan dari pertengahan maret sampai Juli kemarin hampir seluruh anggotanya tidak berproduksi.

"Sekitar dua sampai lima merek yang membuat satu dua kilo itupun tidak setiap hari," ujarnya, Jumat (20/11/2020).

Lambat laun, seiring masyarakat dan pemerintah menerapkan adaptasi kenormalan baru, industri bakpia juga mengalami kenaikan sedikit demi sedikit.

Baca juga: Jatuh Bangun Industri Bakpia di Tengah Pandemi, Penjualan Turun 50 Persen hingga Merumahkan Karyawan

Hingga kini setidaknya 80% dari anggotanya sudah kembali aktif memproduksi bakpia.

"Tapi kalau produksi juga belum bisa maksimal seperti dulu, masih separuh. Misal dulu setiap hari bisa 10 kilo sekarang hanya 5 kilo," terangnya.  

"Kemarin ada long weekend sudah lumayan. Tapi kalau diistilahkan ramainya long weekend sama seperti ramainya hari biasa saat sebelum pandemi. Tapi memang ada geliat yang bisa kita rasakan," imbuhnya.

Sumiyati mengatakan, untuk saat ini para produsen bakpia masih fokus untuk pengembalian modal, dan masih belum bisa untuk meraih keuntungan.

Sedangkan terkait permodalan, ia mengungkapkan hanya sedikit anggotanya yang mendapatkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) padahal semua anggotanya terdampak pandemi.

Menurutnya hal ini lantaran satu syarat untuk mendapatkan bantuan tersebut adalah pelaku usaha tidak memiliki pinjaman di bank.  

Halaman
12
Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved