Breaking News:

Berita Magelang

Patuhi 3M Agar Tak Kena Operasi Yustisi di Magelang, Area Perkantoran dan Pemerintahan Jadi Sasaran.

Patuhi 3M Agar Tak Kena Operasi Yustisi di Magelang, Area Perkantoran dan Pemerintahan Jadi Sasaran.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Yudha Kristiawan
Tribunjogja/ Rendika Ferri K
Ilustrasi : Puluhan warga kedapatan masih tak mengenakan masker pada Operasi Yustisi oleh petugas gabungan dari Polres Magelang Kota, Kodim 0705/Magelang dan Satpol PP Kota Magelang, di Alun-alun Kota Magelang, Rabu (7/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Operasi Yustisi bakal dilaksanakan di kawasan perkantoran di pemerintahan di Kabupaten Magelang.

Kebijakan ini diterapkan lantaran masih banyaknya kunjungan kerja dari luar kota dan penerapan protokol kesehatan yang tak lagi ketat.

Sekda Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, mengatakan, banyaknya kegiatan kunjungan kerja dari luar kota dan penerapan protokol kesehatan di area perkantoran yang kurang ketat.

Selain itu, instruksi Mendagri Nomor 6 Tahun 2020 tentang penegakkan protokol kesehatan.

Pihaknya pun memerintahkan Satpol PP untuk melakukan operasi yustisi di perkantoran, terutama area perkantoran Pemerintah Kabupaten Magelang.

Baca juga: Sudah Masuk Musim Penghujan, Warga Diimbau Waspadai DBD

Baca juga: Mahasiswa UNY Kembangkan Obat Luka Bakar dari Daun Salam, Efektif Obati Luka Bakar Derajat I dan II

Baca juga: Tambahan 108 Kasus Baru Hari Ini, Gugus Tugas DIY Waspadai Penularan Covid-19 Saat Libur Akhir Tahun

"Satpol PP dapat melakukan operasi di kantor-kantor. Untuk mengingatkan, utamanya kantor Pemerintah Daerah.

Sesuai Instruksi Mendagri No 6 Tahun 2020 tentang penegakan protokol kesehatan Covid-19, Kepala Daerah mesti menjadi teladan.

Nah, kita ini sebagai salah satu bagian dari Pak Bupati maka harus bisa menjadi teladan," katanya saat memimpin Rakor Penanganan Covid-19 dan Rencana Operasi Status Siaga Merapi di Ruang Command Center, Setda Kabupaten Magelang, Kamis (19/11).

Menurut Adi, saat ini Klaster perkantoran telah bertambah banyak ditambah lagi dengan adanya kegiatan atau kunjungan kerja dari luar kota.

Selain itu penerapan protokol kesehatan di area perkantoran saat ini juga mulai kurang diperketat.

"Sebenarnya melalui video conference kan bisa, tetapi dibalik kunjungan kerja mungkin tidak sekedar itu, mungkin ingin melihat yang lainnya juga.

Tetapi kita harus tetap tanggapi mitra kerja kita dari daerah yang lain dengan tidak mengurangi rasa hormat.

Kalau harus kelihatan secara fisik, ya tidak usah banyak-banyak dan jangan terlalu lama," tuturnya.

Adi juga meminta agar Satpol PP aktif melakukan pengecekan terkait izin yang telah dikeluarkan oleh Bupati untuk menggelar suatu acara apapun.

"Setiap hari itu Bupati menandatangani izin minimal 50 buah.

Paling tidak ada langkah mengecek apakah mereka mematuhi protokol kesehatan dalam acara yang mereka adakan," ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved