Breaking News:

Operaasi Senyap Polres Pagaralam, Oknum Perwira Polisi Digrebek Rekan Sendiri, Petugas Amankan Sabu

Kasus peredaran narkoba yang melibatkan aparat kepolisian masih saja terjadi.

Editor: Hari Susmayanti
Operaasi Senyap Polres Pagaralam, Oknum Perwira Polisi Digrebek Rekan Sendiri, Petugas Amankan Sabu
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi

TRIBUNJOGJA.COM, PAGARALAM - Kasus peredaran narkoba yang melibatkan aparat kepolisian masih saja terjadi.

Setelah perwira di Polda Riau menjadi kurir narkoba, kasus serupa juga terjadi di Kabupaten Pagaralam, Sumatera Selatan.

Seorang perwira polisi berpangkat inspektur satu (IPU) berinisial BS diringkus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Pagaralam, Sumatera Selatan karena diduga terlibat sindikat peredaran narkoba.

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamanakan barang bukti berupa sabu sebanyak 0.57 gram, serta uang tunai Rp 1,9 juta yang diduga hasil penjualan narkoba.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara mengatakan, mereka sebelumnya melakukan operasi senyap untuk mengungkap peredaran narkoba di Kota Pagaralam.

Pada Kamis (13/11/2020), petugas akhirnya melakukan penggerebekan dan menangkap Iptu BS dengan barang bukti sabu.

Baca juga: Aksi Heroik Polisi Ringkus Bandar Sabu di Lampung, Ditabrak Hingga Jatuh Lalu Bangkit Tangkap Pelaku

Baca juga: Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu di Riau, Sanksi Tegas hingga Ancaman Hukuman Mati Siap Menanti

Setelah itu, petugas kembali melakukan penyelidikan terhadap empat orang warga sipil, di mana dua di antaranya merupakan jaringan Iptu BS.

"Mereka ini jaringan pengedar di Pagaralam. Saya tegas terhadap tindakan anggota, saya tidak pilih kasih, dan dia akan mendapat tindakan hukuman maksimal," kata Dolly saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (18/11/2020).

Dolly menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus tersebut untuk mencari kemungkinan keterlibatan anggota polisi lainnya.

Adapun para tersangka lainnya yakni BB, S (45), E (48) dan H (37). Dari kelima tersangka, petugas mendapatkan barang bukti sabu seberat 83,4 gram.

Kemudian, ekstasi 3,76 gram, ganja 4,1 gram, uang dan ponsel.

"Semuanya masih didalami, sekarang masih terus dikembangkan. Mereka akan dikenakan pasal yang sama, Pasal 114 ayat 1 dan 2 dengan hukuman maksimal," ujar Dolly.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Perwira Polisi Jadi Sindikat Pengedar Narkoba 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved