Breaking News:

Pemerintah Pusat Janjikan Pengangkatan 1 Juta Guru Honorer, Ini Tanggapan PGRI Kota Yogyakarta 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan pengangkatan 1 juta guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN)

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi berita pendidikan 

Sebab, hampir setiap bulan ada guru yang pensiun, sakit, atau pun meninggal, namun tidak setiap tahun ada  rekrutmen guru ASN

"Dampak dari itu (dialami oleh) kami di daerah karena pelayanan pendidikan itu di kami," imbuhnya. 

Sugeng pun berharap, mekanisme pengangkatan guru honorer menjadi PPPK kelak dapat memudahkan para guru. Terutama yang sudah lama mengabdi. 

"Saya enggak tahu nanti benar enggak (prosesnya) memudahkan. Minimal (guru) diakui dulu apa pun bentuknya apakah ASN atau PPPK. Yang penting kesejahteraannya terangkat dulu," tuturnya. 

"Mereka sudah mengabdikan diri, harusnya dihargai. Harusnya mekanismenya tidak sama seperti pengangkatan PPPK yang baru. Ini harus ada afirmasi," sambungnya. 

Baca juga: Daftar Lengkap Mutasi di Tubuh Polri, Diantaranya Mantan Kapolda DIY yang Kini Jadi Kapolda Jabar

Baca juga: Pemkab Klaten Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi

Baca juga: Pemkab Magelang Siapkan Tempat Evakuasi Hewan Ternak KRB III Gunung Merapi, Berikut Lokasinya

Prioritaskan guru di atas 60 tahun

Sugeng menambahkan, terkait guru yang akan diangkat menjadi PPPK, ia berharap dapat menjangkau semua guru honorer.

Namun, perlu dipertimbangkan prioritas bagi guru-guru yang telah berusia lanjut. 

"Kalau sudah ada itu mungkin prioritas semua, tetapi mungkin ada prioritas yang kita dahulukan misalnya sudah (berusia) di atas 60 tahun. Kalau secara ketentuan normatif memang tidak bisa. Tapi karena ini menyangkut afirmasi, kebijakan yang harus disesuaikan," ucapnya. 

Ditanya mengenai kondisi kesejahteraan guru honorer saat ini, Sugeng mengungkapkan, di Kota Yogyakarta bagi mereka yang diangkat oleh kepala sekolah negeri, maka sudah mendapat gaji upah minimum provinsi (UMP). 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved