PSS Sleman
Cerita Pemain Muda PSS Sleman Lolos Seleksi Garuda Select III, dari Stopper Digeser Jadi Striker
Hokky Caraka Bintang Brilliant menjadi satu dari total 21 pemain terpilih yang akan menimba ilmu ke Eropa bersama program Garuda Select Jilid III.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Pemain muda PSS Sleman U-16, Hokky Caraka Bintang Brilliant menjadi satu dari total 21 pemain terpilih yang akan menimba ilmu ke Eropa bersama program Garuda Select Jilid III.
Tentu ini prestasi yang membanggakan bagi klub berjuluk Super Elang Jawa, sebab sebelumnya mereka juga sudah mengirimkan satu talenta mudanya yakni Saddam Emiruddin Gaffar menimba ilmu di Kroasia bersama timnas U-19 Indonesia.
Nah terpilih dari total 130 pemain, Hokky Caraka punya cerita unik di balik proses seleksi yang telah ia ikuti pada 29 Oktober 2020 lalu di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Saat proses seleksi, Hokky Caraka memainkan dua posisi berbeda.
Baca juga: Lolos Seleksi Garuda Select Jilid III, Talenta Muda PSS Sleman Bersiap Timba Ilmu di Eropa
Yakni posisi stopper sebagaimana yang biasa ia perankan bersama PSS Sleman U-16, dan juga posisi striker.
"Saat proses seleksi saya dipindah ke posisi striker dan justru lolos," ujar talenta muda asli asal Gunungkidul ini.
"Jadi saat awal proses seleksi belum ada mini game, dan saat tes sprint (lari jarak pendek) saya pun kaget karena jadi yang tercepat," imbuhnya.
Setelah itu, Hokky ditanya tim pemandu bakat apakah ia bisa memainkan posisi selain stopper. Hokky pun menjawab bila ia juga bisa berperan sebagai stiker.
"Game berikutnya saya dipasang di posisi striker, dan bisa cetak 3 gol," ujar Hokky.
Adapun saat ini, Hokky beserta skuat Garuda Select Jilid III masih berada di Sentul, Bogor sembari mengurus administrasi sebelum direncanakan bertolak ke Inggris pada akhir November 2020.
Baca juga: Kompetisi Digelar Tahun Depan, PSS Sleman Masih Tunggu Format Liga 1 2020/2021
"Sembari menunggu berangkat, semua pemain diminta untuk menjaga kondisi fisik. Asupan makan juga sangat dijaga," ujar Hokky.
Lebih lanjut Hokky mengatakan, ini merupakan kali pertama ia harus jauh dari keluarga.
Guna melepas rindu, Hokky pun selalu menyempatkan untuk berkirim kabar melalui aplikasi pesan singkat kepada orangtuanya.
"Baru sekarang jauh dari orang tua, tentunya kangen. Tapi saya biasanya chat saja, karena kalau video call itu orang tua justru menangis," ujar siswa SMA Negeri 1 Seyegan ini.
"Harapan saya, semoga kesempatan emas ini bisa saya manfaatkan secara maksimal untuk mendapatkan yang terbaik," harap Hokky. (TRIBUNJOGJA.COM)