Breaking News:

Jemaah Umrah Harus Berumur 18-50 Tahun, ASITA DIY Sebut Peraturan Masih Sering Berubah

Hery Setyawan, Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DIY menjelaskan kegiatan Umrah sangat tergantung

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
Kementerian Media Saudi / AFP
Sebuah gambar selebaran yang disediakan oleh Kementerian Media Saudi pada 31 Juli 2020 menunjukkan para jamaah yang berkeliling di sekitar Ka'bah, tempat suci paling suci di Masjidil Haram di kota suci Saudi, Mekah. Jemaah haji Muslim berkumpul hari ini di Gunung Arafat Arab Saudi untuk klimaks haji tahun ini, yang terkecil di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Arab Saudi mulai membuka kedatangan jemaah Umrah pada awal November 2020.

Terkait hal tersebut, diperlukan kesiapan yang matang agar jemaah yang berangkat dapat menjalankan ibadah Umrah dengan tetap sehat dan menerapkan protokol kesehatan.

Hery Setyawan, Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DIY menjelaskan kegiatan Umrah sangat tergantung pada keputusan pemerintah setempat.

Ia melihat salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah pembatasan umur jemaah yang berangkat yakni antara 18-50 tahun.

Ia menilai, syarat ini menandakan bahwa umrah masih belum bisa kembali seperti sedia kala saat sebelum pandemi.

Ia menyatakan jamaah yang mendaftar banyak yang berusia lebih dari 51 tahun.

Baca juga: Polda DI Yogyakarta Bantu Polres Gunungkidul Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan di Patuk

Baca juga: Pemkab Bantul Berlakukan Pembatasan Sosial di Banguntapan, Toko Maksimal Buka Pukul 21.30

Dan karena adanya aturan ini, mereka yang di luar batas umur tentu tidak bisa berangkat.  

"Umumnya berumur 51 tahun ke atas. Kadang yang berangkat adalah orang tua yang dibiayai anaknya yang sukses. Jadi memang belum siap, apalagi peraturan masih sangat sering berubah," jelasnya.

ASITA pun akan lebih berhati-hati dalam menjalankan program ini, agar ke depannya tidak menimbulkan masalah baru. Termasuk timbulnya klaster dari perjalanan Umrah.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa dalam kondisi ini maka harga perjalanan Umrah dipastikan berubah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved