Breaking News:

Wali Kota Magelang Puji Bisnis Helm Sepeda Warga Potobangsan di Masa Pandemi

Wali Kota Magelang memuji bisnis helm sepeda masyarakat Potrobangsan dan berharap bisa jadi motivasi bagi daerah lain.

DOK. Humas Pemkot Magelang
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito melihat helm buatan warga saat menjalankan program Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru Produktif dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kelurahan Potrobangsan, Magelang Utara, Kamis (5/11/2020). 

TRIBUN-JOGJA.com – Sejumlah warga Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang menjalankan bisnis produk helm sepeda di tengah pandemi Covid-19.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito pun tak segan memuji kreativitas mereka. Sebab hampir semua sektor terpuruk akibat pandemi ini.

"Hanya kreativitas yang bisa terus tumbuh, sehingga pemulihan ekonomi di tengah pandemi bisa ditangani dengan cepat," katanya.

Dia mengatakan itu saat menjalankan program Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru Produktif dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kelurahan Potrobangsan, Magelang Utara, Kamis (5/11/2020).

Menurut Sigit, usaha masyarakat untuk tetap bertahan di tengah pandemi harus mendapatkan penghargaan.

Kisah-kisah para inspirator ini diharapkan memberi motivasi bagi warga lain yang tak luput dari dampak pandemi Covid-19 di Kota Magelang.

"Saya bangga terus terang. Karena di situasi serba sulit sekarang, muncul pebisnis baru, pengusaha baru, yang mampu membangkitkan kembali perekonomian kita. Apalagi usaha helm sepeda yang tadi saya lihat ini dijual online,” tuturnya.

Sigit berharap, bisnis ini bisa memberikan inspirasi bagi warga lainnya. Dia pun mengajak semua pihak kreatif secara bersama-sama untuk memulihkan ekonomi.

Bahkan pemerintah juga terus memberikan bantuan kepada masyarakat. Meski begitu, Sigit meminta agar pemberiaan bantuan itu tidak menjadi kebiasaan sehingga membuat masyarakat tidak kreatif.

Sebab bantuan pemerintah hanya sebagai stimulan membangkitkan motivasi agar warga bisa bertahan di masa pandemi ini.

"Bantuan sudah cukup banyak. Tapi kita tidak boleh terlena. Harus kreatif dan pandai memanfaatkan situasi sekarang," ujarnya seperti keterangan tertulisnya.

Pada kesempatan itu, Sigit juga menyalurkan bantuan 168 paket sembako berisi 20 kilogram (kg) beras, minyak, 1 dus mi instan, kecap, dan lainnya. Sistem penyalurannya pun dilakukan secara door to door untuk menghindari penumpukan massa.

"Bisa dikatakan Potrobangsan adalah yang terbanyak. Agar sesuai dengan protokol kesehatan maka saya salurkan bantuan itu dari rumah ke rumah,” terangnya.

Dia menyebut, langkah ini juga dilakukan dalam rangka melihat warganya di tengah pandemi. Termasuk, menguatkan Satuan Tugas (Satgas) Jogo Tonggo sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 di tingkat RW se-Kota Magelang.

Selain bantuan sembako, orang nomor satu di Kota Jasa tersebut juga menyerahkan bantuan thermo gun dan hand sprayer di tiap-tiap Satgas Jogo Tonggo.

Bantuan ini diharapkan mampu memaksimalkan penerapan protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru.

Pemilik produk helm sepeda Potrobangsan Joni Haryanto menjelaskan, helm sepeda produknya merupakan modifikasi produk jaman dulu, sehingga lebih kekinian, ringan, dan nyaman karena dilengkapi sirkulasi udara.

"Keunggulan produk kita lebih ringan saat dipakai, lebih nyaman karena ada sirkulasi udara uang lancar, tahan lama, dan jika jatuh tidak langsung rusak. Kami juga sudah menjual melalui online," jelas Joni.

Sementara itu, Lurah Potrobangsan, Edi Suharyanto mengaku bangga kelurahannya bisa dikunjungi Wali Kota Magelang.

Menurutnya, selama ini warga selalu mendukung penuh upaya pemerintah, salah satunya soal penerapan protokol kesehatan.

Penulis: Inang Jalaludin Shofihara
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved