Breaking News:

Berita Kesehatan

11 Herbal atau Rempah Penurun Gula Darah untuk Obat Diabetes Secara Alami

Banyak herbal dan rempah-rempah umum yang diklaim memiliki khasiat penurun gula darah yang membuatnya bermanfaat bagi penderita diabetes

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Wikimedia Common
Trigonella foenum graecum 

Seperti halnya dengan banyak herbal yang digunakan di seluruh dunia dalam pengobatan penderita diabetes, penelitian jangka panjang lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi kemanjuran ginseng.

6. Sylvestre Gymnema

Sylvestre Gymnema
Sylvestre Gymnema (net)

Gymnema sylvestre juga digunakan dalam pengobatan ayurverd tradisional. 

Tanaman ini tumbuh di hutan tropis India bagian selatan dan tengah, dan telah dikaitkan dengan penurunan glukosa darah yang signifikan. 

Beberapa penelitian pada hewan bahkan telah melaporkan regenerasi sel pulau kecil dan peningkatan fungsi sel beta.

7. Momordica Charantia

Jus Pare
Jus Pare (worldtruth.tv)

Momordica Charantia menggunakan berbagai nama dan berasal dari beberapa daerah di Asia, India, Afrika dan Amerika Selatan. 

Dipasarkan sebagai charantia, juga dikenal sebagai karela atau karolla dan pare. 

Ramuan ini dapat disiapkan dengan berbagai cara berbeda, dan mungkin dapat membantu penderita diabetes dengan sekresi insulin, oksidasi glukosa, dan proses lainnya.

Efek akut pada kadar glukosa darah juga telah dilaporkan.

8. Ocimum sanctum

Ocimum sanctum
Ocimum sanctum (net)

Ocimum sanctum adalah ramuan yang digunakan dalam praktik ayurverdis tradisional, dan umumnya dikenal sebagai basil suci. 

Uji klinis terkontrol menunjukkan efek positif pada glukosa postprandial dan puasa, dan para ahli memperkirakan bahwa ramuan tersebut dapat meningkatkan fungsi sel beta, dan memfasilitasi proses sekresi insulin.

9. Opuntia streptacantha

Opuntia streptacantha
Opuntia streptacantha (net)

Opuntia streptacantha (nopal) umumnya dikenal sebagai kaktus pir berduri di daerah kering tempat ia tumbuh.

Penduduk gurun Meksiko secara tradisional menggunakan tanaman untuk mengontrol glukosa. 

Pengambilan glukosa usus dapat dipengaruhi oleh beberapa sifat tanaman, dan penelitian pada hewan menemukan penurunan yang signifikan pada glukosa postprandial dan HbA1c.

Sekali lagi, untuk memvalidasi kaktus pir berduri sebagai sarana efektif untuk membantu pasien diabetes, diperlukan uji klinis jangka panjang.

10. Sylibum marianum

Sylibum marianum
Sylibum marianum (Wikimedia Common)

Sylibum marianum juga dikenal sebagai milk thistle, dan merupakan anggota keluarga aster. 

Silymarin mengandung konsentrasi tinggi flavinoid dan antioksidan, beberapa di antaranya mungkin memiliki efek menguntungkan pada resistensi insulin. 

Peran milk thistle dalam kontrol glikemik masih sedikit dipahami.

11. Trigonella foenum graecum

Trigonella foenum graecum
Trigonella foenum graecum (Wikimedia Common)

Trigonella foenum graecum dikenal sebagai fenugreek dan ditanam secara luas di India, Afrika Utara, dan sebagian Mediterania.

Ini juga merupakan bagian dari pengobatan Ayurverdic, dan digunakan secara luas dalam memasak.

Dari beberapa uji coba non-terkontrol yang telah dilakukan pada penderita diabetes tipe 2, sebagian besar melaporkan peningkatan kontrol glikemik. Studi lebih lanjut tentu diperlukan.

Herbal lebih lanjut yang telah dipelajari, dan mungkin memiliki efek positif untuk pasien diabetes meliputi:

  • Berberine
  • Cinnamomym tamala
  • Kari
  • Eugenia jambolana
  • Gingko
  • Phyllanthus amarus
  • Pterocarpus marsupium
  • Solanum torvum dan
  • Vinca rosea

[diabetes.co.uk]

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved