Jawa

PT TWC: Wisatawan yang Positif dalam Tes Acak Bukan dari Candi Borobudur

Dinas Kesehatan Jawa Tengah menerapkan rapid test secara acak pada pengunjung yang akan berwisata ke Candi Borobudur mulai 28 Oktober - 1 November.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Wisatawan saat berwisata di Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, saat masa libur panjang Rabu (28/10/2020) sampai Minggu (1/11/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC) menerapkan protokol kesehatan yang ketat masuk ke Taman Wisata Candi Borobudur.

Wisatawan pun diharapkan tak merasa takut untuk berwisata ke candi.

Sekretaris Perusahaan selaku Ketua Satgas Bencana PT TWC, Emilia Eny Utari, mengatakan, PT TWC turut mendukung upaya preventif yang dilakukan oleh Satgas Percepatan Penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah dengan melakukan tes covid  secara acak bagi  para wisatawan yang akan berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur.

"Hal ini dilakukan untuk pencegahan lebih dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dalam melakukan kunjungan wisata," katanya, Minggu (1/11/2020).

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Wisatawan Positif Covid-19 Pada Tes Acak di Kawasan Borobudur

Selama libur cuti bersama selama lima hari, 28 Oktober sampai 1 November 2020, petugas dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah menerapkan rapid test secara acak kepada pengunjung yang akan berwisata ke Candi Borobudur

Dari 455 wisatawan yang diambil sampel darah untuk tes rapid, adalah wisatawan yang akan berkunjung dan bukan wisatawan yang masuk ke kawasan taman wisata candi.

“Perlu kami garis bawahi bahwa tes yang dilakukan secara sampling tersebut mengambil sampel darah 455 orang  wisatawan yang akan berkunjung dan bukan wisatawan yang telah masuk dalam kawasan taman wisata candi, serta pelaksanaan tes berlangsung di Tourist Information Center atau TIC Borobudur yang lokasinya berada  kurang lebih satu kilometer dari Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur," ujarnya.

Sesuai hasil rapid test delapan orang calon wisatawan dinyatakan reaktif, dan kemudian dilakukan tes swab, baik di hari pertama maupun hari kedua kedua, tidak ada yang dinyatakan positif. 

Pada hari ketiga, Jumat (30/10/2020) dari 150  wisatawan  yang akan melakukan kunjungan ke Taman Wisata Candi Borobudur dilakukan rapid test ada enam orang di antaranya reaktif.

Baca juga: Delapan Reaktif dalam Tes Acak Wisatawan di Kawasan Borobudur Langsung Diswab, Hasilnya Negatif

Mereka yang reaktif langsung swab test hasilnya dua orang positif Covid-19, berasal dari Medan dan Tangerang selanjutnya oleh petugas kesehatan  diminta untuk isolasi mandiri. 

Terkait  hal tersebut, Emilia menegaskan bahwa wisatawan tidak perlu takut untuk berkunjung ke Kawasan Candi Borobudur, karena penerapan protokol kesehatannya sangat ketat. 

“Kami klarifikasi dan tegaskan bahwa  2 orang yang positif  kemarin bukan wisatawan yang sudah masuk di Kawasan Taman Wisata Candi namun baru akan ke Candi Borobudur dan sudah tersampling oleh petugas. Jadi kami dukung juga kesigapan petugas dalam mengawal libur panjang ini. Semoga kita semua tetap terjaga kesehatannya," tambahnya.

"Kami dukung langkah Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah dalam melakukan upaya preventif dalam pencegahan  penyebaran virus ini. Kami sepakat bahwa keamanan pengunjung merupakan hal yang utama. Kami juga menghimbau kepada wisatawan untuk menjaga kesehatan serta melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Jika kondisi sedang tidak sehat sebaiknya tidak melakukan perjalanan wisata," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved