Breaking News:

Targetkan Bebas BABS Tahun 2021, Pemkot Magelang Tingkatkan Layanan WASH

Pemkot Medan menargetkan tim monev ada di setiap kelurahan untuk meningkatkan layanan WASH.

DOK. Humas Kota Magelang
Pemerintah Kota Magelang saat menggelar Workshop Evaluasi Forum Komunikasi WASH di Hotel Puri Asri Magelang, Rabu (21/10/2020). 

TRIBUN-JOGJA.com – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Magelang Handini Rahayu menilai, tim monitoring dan evaluasi (Monev) penting untuk meningkatkan akses layanan air minum, sanitasi, dan perilaku higiene (WASH) masyarakat.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menargetkan tim ini ada di setiap kelurahan tahun 2020.

Dia mengatakan itu di sela Workshop Evaluasi Forum Komunikasi (Forkom) WASH di Hotel Puri Asri Magelang, Rabu (21/10/2020).

“Sampai saat ini baru ada 11 tim monev di 11 kelurahan dari 17 kelurahan. Enam kelurahan lagi akan kami bentuk dalam waktu dekat sebelum habis tahun 2020,” ujarnya seperti keterangan tertulisnya.

Handini menuturkan, tim monev dinilai sangat efektif untuk mendorong partisipasi publik dalam upaya meningkatkan WASH.

Menurutnya, Forkom sangat membutuhkan kinerja dari tim monev di tiap kelurahan karena paling mengerti di lapangan.

“Tim monev menangkap masalah yang terjadi di lapangan. Tim lalu menyampaikan ke Forkom, sehingga dapat ditangani dengan cepat,” jelasnya.

Sebaliknya, lanjut dia, ketika ada informasi atau program dari pemerintah, Forkom bisa cepat menyampaikan ke tim monev dan monev menyampaikan ke masyarakat.

Handini menerangkan, tim monev terdiri dari 4-5 orang yang merupakan sukarelawan. Di lapangan, mereka melihat secara langsung permasalahan yang ada.

Tim juga diberi tugas memetakan masalah yang ada dan menyampaikan ke pemerintah secara cepat.

Halaman
12
Penulis: Inang Jalaludin Shofihara
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved