Breaking News:

Libur Panjang, Okupansi Hotel di Sleman Alami Peningkatan

Jelang libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad, okupansi hotel di Sleman mulai meningkat.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Joko Paromo, Ketua PHRI Sleman saat ditemui media 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jelang libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad, okupansi hotel di Sleman mulai meningkat.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman, Joko Paromo mengatakan hotel di Sleman mulai menerima pesanan kamar pada Selasa (27/10/2020).

Pesanan kamar semakin meningkat hingga Jumat (30/10/2020). Rata-rata okupansi hotel di Sleman mencapai 30 hingga 50 persen.

"Tergantung lokasi hotelnya juga. Kalau untuk Sleman kota, paling banyak bintang tiga ke atas (okupansi meningkat),"katanya, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Pulihkan Pariwisata, Dispar Gunungkidul Luncurkan Gebyar Tayub

Baca juga: Dongkrak Perekonomian, Wawali Kota Yogya Dorong ASN Berbelanja di Long Weekend Akhir Pekan Ini

Tercatat di Sleman ada 6 hotel bintang 5, 22 hotel bintang 4, 29 hotel bintang 3, dan 13 hotel bintang 1. Sedangkan hotel melati berjumlah 78, dan 242 hotel penginapan.

Joko mengungkapkan selama ini pihaknya berupaya untuk menarik tamu hotel. Selain membuat paket menginap, hotel juga melakukan telemarketing, dan lain-lain.

Ia juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata Sleman dan stakeholder terkait untuk membangkitkan pariwisata, dengan melakukan branding bersama.

Dan memastikan pelayanan hotel sesuai dengan standar COVID-19. (Tribunjogja/Christi Mahatma Wardhani)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved