Breaking News:

Mahasiswa KKN UNY Kenalkan dan Latih Masyarakat Kebumen untuk Meracik Wedang Uwuh

Minuman wedang uwuh yang memiliki banyak khasiat, rupanya belum banyak diketahui masyarakat, utamanya di luar DI Yogyakarta.

IST
Mahasiswa KKN UNY Latih Masyarakat Membuat Wedang Uwuh 

Anggota tim lainnya, Indah Mutiara Sari menjelaskan, wedang uwuh merupakan salah satu minuman warisan leluhur yang sangat menyehatkan.

Minuman ini berasal dari Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul.

Secara bahasa, ‘wedang’ dalam bahasa Jawa berarti ‘minuman’, sedangkan ‘uwuh’ berarti ‘sampah’.

Baca juga: Peringatan 10 Tahun Erupsi Besar Merapi, BPPTKG Selenggarakan Kegiatan Mitigasi di Masa Pandemi

Baca juga: Langkah Persiapan Gugus Tugas Penanganan Covid DI Yogyakarta Saat Masa Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Baca juga: Omzet Anjlok Terdampak Pandemi Covid-19, Pelaku UMKM di Modinan Sleman Ajak DWS Cari Solusi

Sampah yang dimaksud adalah sampah dedaunan.

Wedang uwuh terbuat dari daun cengkeh, kayu manis, daun pala, jahe, kayu secang hingga gula batu.

Wedang uwuh memiliki rasa pedas dengan sensasi segar.

“Wedang ini sangat cocok diminum untuk menjaga kesahatan dan kekebalan tubuh di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini” ungkap Indah.

Adapun cara pembuatannya yakni jahe dibakar dan digeprek hingga pipih, kemudian direbus hingga sarinya keluar.

Campurkan cengkeh, daun cengkeh, kayu manis, daun pala, kayu secang dan gula batu, rebus semua bahan selama 15 menit.

Angkat setelah warna air rebusan berubah merah. Sajikan tanpa disaring. Wedang uwuh hanya bisa dimasak satu kali dan tidak boleh dipanaskan agar kandungannya tidak berkurang.

Selain disajikan saat masih hangat, wedang uwuh ini juga bisa disajikan dengan es batu supaya lebih segar. (uti)

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved