Breaking News:

Penanganan Covid

Langkah Persiapan Gugus Tugas Penanganan Covid DI Yogyakarta Saat Masa Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Pemerintah DIY juga mewaspadai adanya pemudik dari luar daerah yang pada libur lebaran kemarin tertunda untuk pulang kampung

TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di DIY Biwara Yuswantana 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gugus Tugas penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersiap menghadang gelombang wisatawan, yang diperkirakan akan memadati obyek wisata di DIY mulai 28-31 Oktober.

Masa tersebut merupakan libur panjang akhir pekan, yang juga berdekatan dengan akhir pekan pertama di bulan November.

Selain antisipasi gelombang wisatawan, pemerintah DIY juga mewaspadai adanya pemudik dari luar daerah yang pada libur lebaran kemarin tertunda untuk pulang kampung.

Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas DIY, Biwara Yuswantana, mengatakan secara pengamanan, pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas sektor di antaranya pelaku wisata mulai dari Asita, PHRI, dan beberapa komponen lainnya.

Baca juga: Percepat Penanganan COVID-19, Intibios Lab Tambah Laboratorium di Jogja

Baca juga: Prediksi BPPTKG Yogyakarta Terkait Waktu dan Karakter Erupsi Gunung Merapi Berikutnya

Sementara dari sisi kesehatan, Biwara mengatakan urgensi kesiapan di sektor kesehatan tidak sebesar ketika persiapan libur lebaran Juli lalu.

"Tentu tidak seperti libur lebaran ya dengan mendirikan pos kesehatan di beberapa titik. Tapi saat ini jauh lebih mengedepankan kesiapan protokol kesehatan dipelaku wisata," katanya, kepada Tribunjogja.com, Senin (26/10/2020).

Lebih lanjut, Biwara menyampaikan bagi wisatawan yang ingin masuk ke DIY disarankan untuk mengakses via Jogja Pass.

Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana
Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana (Tribun Jogja/ Miftahul Huda)

Ia menambahkan, antisipasi munculnya klaster saat libur panjang justru lebih ditekankan kepada pemerintah Kabupaten/Kota.

"Justru Kabupaten/Kota yang bisa mengawal dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved