Breaking News:

Kulon Progo

Bappeda Kulon Progo Gelar Rakor Pengendalian Pembangunan pada Triwulan III untuk Tingkatkan Kinerja

Evaluasi kinerja triwulan III sudah rutin dilakukan setiap triwulan dengan kegiatan koordinasi kinerja pembangunan.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulon Progo menggelar rapat koordinasi (rakor) pengendalian pembangunan Kabupaten Kulon Progo pada triwulan II.

Hal ini dilakukan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih meningkatkan kembali kinerjanya di triwulan selanjutnya.

Kepala Bappeda Kulon Progo, Triyono mengatakan evaluasi kinerja triwulan III sudah rutin dilakukan setiap triwulan dengan kegiatan koordinasi kinerja pembangunan.

Baca juga: DLH Kulon Progo Lakukan Persiapan Antisipasi Datangnya Musim Hujan

"Akibat adanya pandemi Covid-19 sampai dengan saat ini, rakor triwulan I dan II tidak kami lakukan dengan mengumpulkan berbagai OPD dan kapanewon. Namun demikian kita tetap melakukan penilaian dan diserahkan langsung ke masing-masing," ujarnya.

Ia menyarankan untuk koordinasi, pengendalian dan monitoring di setiap OPD diharapkan lebih intensif serta dilakukan secara berskala.

Adapun tiga kinerja terbaik OPD di lingkup Dinas, Badan dan Irda diraih oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi meraih 99,01 persen; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu meraih 98,87 persen serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian meraih 98,21 persen.

Selain itu, peringkat kinerja terbaik di lingkup kantor, kapanewon, BPBD diraih Kapanewon Nanggulan meraih 99,08 persen; RSUD Nyi Ageng Serang meraih 99,00 persen dan Kapanewon Panjatan meraih 98,59 persen.

Baca juga: Dekranasda Kulon Progo Menggelar Karya Batik Kulon Progo di Era Pandemi Covid-19

Sementara pada peringkat terendah OPD di lingkup Setda, Dinas dan Badan adalah Dinas Kebudayaan meraih 76,09 persen; Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan meraih 84,36 persen serta Dinas Kesehatan meraih 83,65 persen.

Sedangkan peringkat kinerja terendah lingkup kantor dan kecamatan diraih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meraih 89,58 persen, Kapanewon Kokap meraih 89,86 persen dan Kapanewon Wates meraih 90,31 persen.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan pihaknya meminta agar seluruh OPD lebih meningkatkan kinerjanya setelah dilakukan evaluasi kinerja ini.

"Dengan adanya evaluasi kinerja ini diharap seluruh OPD dapat meningkatkan kinerjanya pada triwulan selanjutnya. Selain itu dapat menuntaskan permasalahan yang ada di triwulan III," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved