Liga Inggris
ARSENAL 0-1 LEICESTER: Rating Pemain The Gunners
The Gunners kehabisan tenaga, dan Leicester sukses memanfaatkannya dengan sempurna dengan menghadirkan Vardy ke lapangan untuk mencetak gol kemenangan
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Kekalahan 1-0 yang mengecewakan untuk tuan rumah, Arsenal di Stadion Emirates membuat tim tamu Leicester City, naik ke empat besar Liga Premier Inggris.
Kedua tim tampil pada pertandingan malam itu dengan mengantongi poin sama, yakni masing-masing sembilan poin.
Leicester tampil baik dalam 20 menit terakhir, yang akhirnya sukses menang di Arsenal untuk pertama kalinya sejak 1973 berkat sundulan Jamie Vardy.
Peraih sepatu emas Liga Premier Inggris 2019-2020 dengan 23 gol itu tampil dari bangku cadangan, setelah pulih dari cedera, untuk membungkam The Gunners.
Arsenal memulai dengan lebih baik dan memiliki cukup peluang untuk memimpin sebelum jeda, lewat Alexander Lacazette yang menyia-nyiakan beberapa peluang.
Bahkan penyerang asal Prancis itu mencetak gol tetapi dianulir wasit setelah beberapa rekan setimnya dinilai telah terperangkap offside.
The Gunners kehabisan tenaga, dan Leicester sukses memanfaatkannya dengan sempurna dengan menghadirkan Vardy ke lapangan untuk mencetak gol kemenangan.
Lini depan tumpul
Pasukan Mikel Arteta memang langsung tampil menggebrak pertahanan tim tamu Leicester di babak pertama.
Namun jika saja bisa lebih tajam di sekitar gawang, mereka bisa memiliki keunggulan pada babak pertama.
Permainan menyerang Arsenal sangat tajam sebelum jeda, dengan menampilkan lebar lapangan di kedua sayap yang cukup mengesankan.
Pemain baru, Thomas Partey pun terlihat cukup bagus dalam menjalani debut penuhnya di Liga Inggris, malam itu.
Aubameyang lebih baik CF?
Sepertinya malam itu adalah performa buruk secara keseluruhan untuk Lacazette, yang seharusnya membuat The Gunners unggul sebelum jeda.
Mungkin banyak yang bertanya-tanya, apakah Pierre-Emerick Aubameyang akan melakukannya lebih baik seandainya dia bermain sebagai penyerang tengah atau central forward (FW).
Aubameyang lebih banyak tanpa bola sepanjang malam, sehingga Arsenal cenderung kesulitan saat dia tidak mendapatkan bola dan memberikan ancaman dari sisi kanan lapangan.
Di bawah ini adalah rating pelatih dan pemain Arsenal vs Leicester, seperti dikutip Tribunjogja.com dari ESPN:
Rating pelatih (dari 10)
Arteta: 5
Arteta dikalahkan Brendan Rodgers, dan penggemar Gunners akan terus mempertanyakan keputusannya untuk memainkan Lacazette sebagai penyerang dan mengorbankan Aubameyang.
Pelatih asal Spanyol itu mencoba menyuntikkan darah segar ke dalam serangan timnya dengan memasukkan Nicolas Pepe dan memindahkan Aubameyang ke tengah, tetapi itu terlambat.
Peringkat pemain (1-10; 10 = terbaik, pemain yang masuk setelah 70 menit tidak dapat peringkat)
Bernd Leno: 6
Penjaga gawang Jerman itu hampir membuat timnya mengalami start terburuk saat ia menendang bola langsung ke arah James Maddison dalam posisi berbahaya.
Namun kubu tuan rumah pantas berryukur, karena gelandang Leicester tersebut tidak dapat memanfaatkannya.
Pemain nomor satu Arsenal itu merasa nyaman setelah itu, tetapi tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan sundulan Vardy.
Hector Bellerin: 6
Kemampuan passing dan crossing pemain Spanyol itu di pertahanan jantung pertahanan lawan sangat mengesankan.
Pemain berusia 25 tahun itu mampu menciptakan umpan yang penuh akurasi di sepertiga akhir lapangan.
Dia memaksa Kasper Schmeichel melakukan penyelamatan dengan upaya pertama Arsenal di babak kedua.
David Luiz: 6
Bek tuan rumah itu menikmati babak pertama yang nyaman saat Jamie Vardy masih berada di bangku cadangan.
Pemain asal Brasil itu memiliki banyak waktu di lapangan dalam penguasaan bola yang melimpah.
Dia kerap berupaya memberikan bola kepada bek sayap Tierney atau Bellerin agar maju ke depan dan memberikan ancaman kepada pasukan Brendan Rodgers.
Sayangnya, dia akhirnya dipaksa keluar lapangan di awal babak kedua karena mengalami cedera.
Gabriel: 5
Kadang-kadang gegabah dan tidak efektif dalam penguasaan bola, tetapi dia memiliki bakat berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.
Kieran Tierney: 7
Pemain asal Skotlandia itu merupakan ancaman serangan yang berbahaya bagi kubu The Fox malam tadi.
Bek sayap kiri itu menunjukkan kemampuan umpan silangnya yang luar biasa ketika ia mengirimkan dua umpan silang tepat untuk Lacazette secara berurutan.
Granit Xhaka: 6
Gelandang asal Swiss ini mampu memberikan umpan-umpan bagus di area serang lawan sejak awal.
Namun pengaruhnya berkurang seiring berlalunya permainan.
Thomas Partey: 6
Diberikan start pertamanya dan merupakan kehadiran yang tangguh di tengah lapangan Arsenal.
Dia selalu mencari penguasaan bola dari pertahanan, meskipun dia tidak selalu mendapatkannya.
Dani Ceballos: 5

Penampilan yang biasanya ulet, meskipun dia kesulitan untuk memberikan dampak besar bagi tim, mengingat harus menjaga dengan Maddison dan Youri Tielemans.
Pierre-Emerick Aubameyang: 5
Bermain melebar di sisi kanan lapangan karena sisi kiri ditempai Bukayo Saka, dia mungkin memandangi peluang Lacazette dengan iri.
Memiliki permainan yang tenang dan sering berada di pinggiran, hanya benar-benar memberikan kontribusi dengan umpan silang di babak kedua.
Alexandre Lacazette: 4
Penyerang asal Prancis itu seharusnya mencetak setidaknya satu gol sebelum jeda babak pertama.
Dia sebenarnya mampu membobol gawang lawan tetapi sundulannya akhirnya dianulir karena offside.
Namun, dua peluang berikutnya seharusnya bisa dikonversi menjadi gol untuk tuan rumah, hingga setidaknya mampu meraih satu poin di kandang.
Bagaimanapun, ia terus mendapatkan peluang mencetak gol yang berakhir dengan sia-sia.
Bukayo Saka: 5
Setelah awal yang baik dari pemain muda Inggris, dia akhirnya keluar untuk digantikan Pepe.
Tampil biasa saja dan seharusnya melakukan lebih baik ketika dihadapkan dengan peluang matang untuk melakukan tendangan voli dari umpan silang Bellerin sesaat sebelum jeda.
Pemain pengganti
Shkodran Mustafi: 5
Bek asal Jerman itu disibukkan oleh masuknya bomber tim tamu Jamie Vardy dan terus-menerus berada di bawah tekanan di jantung pertahanan tim.
Nicolas Pepe: 5
Pemain internasional Pantai Gading itu dimasukkan ke lapangan di babak kedua untuk membuat dampak.
Namun sayangnya ia pun gagal memenuhi harapan Arteta.
Dia pindah ke sisi kanan lapangan tetapi harus menerima sedikit perubahan karena pertahanan Leicester.
Edward Nketiah: T/ A
Striker muda itu dimasukkan di akhir pertandingan saat Arsenal mengejar satu poin, tapi dia tidak bisa berbuat banyak untuk mempengaruhi pertandingan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/alexandre-lacazette-dan-james-maddison-di-liga-inggris-arsenal-v-leicester-city-di-stadion-emirates.jpg)