Breaking News:

Pendidikan

Dies Natalis Ke-57 Fakultas Kehutanan UGM, Hutan untuk Kedaulatan Pangan Nasional

Dies ke-57 Fakultas Kehutanan UGM mengambil tema “Dukungan Sektor Kehutanan untuk Kedaulatan Pangan Nasional”.

istimewa
Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Budiadi saat menyampaikan laporan tahunan dalam Rapat Senat Dies Natalis Ke-57 Fakultas Kehutanan UGM. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Hutan adalah sistem penopang kehidupan.

Sementara itu, lebih dari 25 ribu desa berada di dalam dan sekitar kawasan hutan, dengan masyarakat petani yang tinggal di dalamnya masih identik dengan kantung kemiskinan, potensi ketidakstabilan, dan disintegrasi bangsa.

Kondisi ini mendasari pilihan tema Dies ke-57 Fakultas Kehutanan UGM yakni “Dukungan Sektor Kehutanan untuk Kedaulatan Pangan Nasional” dengan menghadirkan Menteri Pertahanan RI untuk menyampaikan Pidato Dies serta Presiden Joko Widodo yang turut memberikan arahan.

Dalam penyampaian laporan tahunannya, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Budiadi mengatakan, benang merah dari perjalanan kepengurusan Fakultas Kehutanan UGM selama empat tahun ini meliputi rangkaian seruan dan ajakan untuk kembali memosisikan hutan dan sumber daya hutan sebagai sistem penyangga kehidupan, namun memiliki fleksibilitas terhadap perkembangan peradaban manusia.

Baca juga: Dies ke-57 Fakultas Kehutanan UGM: Dukungan Sektor Kehutanan untuk Kedaulatan Pangan Nasional

“Pertama, seruan terkait pentingnya mengedepankan fungsi sosial dari hutan telah digaungkan seiring dengan program kehutanan sosial yang menjadi panglima dalam pembangunan hutan era milenial,” ujar Budiadi, Jumat (23/10/2020).

Dukungan terhadap gerakan perhutanan sosial (PS) sejalan dengan visi kerakyatan dari UGM sebagai universitas ndeso yang dekat dengan rakyat di pedesaan.

Kebijakan PS telah digariskan melalui Peraturan Menteri LHK No. 83/2016. Namun demikian, hingga saat ini realisasi dan manfaatnya masih belum nampak.

Fakultas dengan berbagai upaya telah berusaha memberikan masukan melalui berbagai forum ilmiah maupun program untuk percepatan realisasi dan implementasi PS.

Kedua, lanjut Budiadi, adalah diskursus kebangkitan kehutanan Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved