Breaking News:

Sepi Job Selama Pandemi, Seniman Campursari Curhat ke DWS

Para seniman campursari mengeluarkan uneg-uneg dan harapan kepada pasangan calon Wakil Bupati R. Agus Choliq (ACH) tersebut

ist
Paguyuban Campursari Sleman (PCS) bertemu dengan calon Bupati Sleman nomor urut 1, Danang Wicaksana Sulistya (DWS) di Dusun Berjo Wetan 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Perwakilan seniman campursari yang tergabung dalam Paguyuban Campursari Sleman (PCS) bertemu dengan calon Bupati Sleman nomor urut 1, Danang Wicaksana Sulistya (DWS) di Dusun Berjo Wetan, Sidoluhur, Godean, Sleman, Selasa (20/10/2020).

Pada kesempatan itu, para seniman campursari mengeluarkan uneg-uneg dan harapan kepada pasangan calon Wakil Bupati R. Agus Choliq (ACH) tersebut.

"Selama corona (Pandemi Covid-19), kami tidak ada pemasukan sama sekali. Baik dari Dinas Pariwisata maupun dari masyarakat umum, nggak ada yang nanggap kita," kata Ketua PCS, Zulianto kepada DWS.

Menurut Zulianto, selama Pandemi Covid-19 sebagian besar anggotanya terpaksa beralih profesi demi menyambung hidup.

"Macam- macam. Ada yang bikin makanan untuk dijual, ada juga yang mulai jualan- jualan online gitu. Yang penting bisa dapat hasil," tambah Zulianto.

Paguyuban Campursari Sleman (PCS) bertemu dengan calon Bupati Sleman nomor urut 1, Danang Wicaksana Sulistya (DWS) di Dusun Berjo Wetan
Paguyuban Campursari Sleman (PCS) bertemu dengan calon Bupati Sleman nomor urut 1, Danang Wicaksana Sulistya (DWS) di Dusun Berjo Wetan (ist)

Kepada DWS, Zulianto dan teman- temannya berharap bupati terpilih Sleman mendatang dapat mengangkat kesejahteraan para seniman pegiat campursari.

"Terserah bagaimana caranya, Mas Danang kan pinter. Kami percaya Mas Danang bisa mencarikan solusi bagi kami (seniman campursari) kalau besok terpilih jadi bupati (Sleman)," harap Zulianto.

PCS saat ini menanungi 14 grup campursari serta ratusan penyanyi maupun pemain musik yang biasa mengiringi penampilan setiap pertunjukan musik campursari di wilayah Kabupaten Sleman.

Menanggapi hal itu, DWS menyatakan dapat memahami situasi yang dihadapi para seniman.

"Namun kita tidak boleh menyerah, kita pasti bisa cari solusi asal mau berembuk," kata DWS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved