Breaking News:

Objek Wisata Air di Klaten Dikabarkan Bakal Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Pjs Bupati Klaten

Wisata air di wilayah kabupaten Klaten dikabarkan bakal segera dibuka setelah ditutup selama tujuh bulan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Almurfi Syofyan
Pjs Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko, saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Rabu (14/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kabar mengenai pembukaan objek wisata air di Kabupaten Klaten setelah ditutup selama 7 bulan akibat dari merebaknya pandemi Covid-19 di daerah itu, disambut baik oleh pengelola objek wisata.

Meskipun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten belum menentukan kapan izin wisata air itu dikeluarkan.

Pejabat sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan jika pihaknya memang telah meminta pihak terkait untuk mengevaluasi pemberian izin pembukaan wisata air di Klaten dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

"Memang kemarin saya minta, coba wisata-wisata air itu dikaji apakah sudah bisa dibuka. Tapi ini baru sebatas evaluasi dan diseminasi sejak pekan lalu," ujarnya pada awak media di Monumen Juang 45, Klaten, Senin (19/10/2020).

Namun untuk kapan izin bakal diterbitkan, kata Sujarwanto, pihaknya masih mengumpulkan masukan dan pertimbangan dari stake holder terkait seperti pengelola objek wisata air, pihak kesehatan dan berbagai unsur lainnya.

Selain itu, ia belum bisa memastikan kapan izin wisata air bakal diterbitkan.

"Ya kita tunggu ya, hari ini atau besok tidak bisa (izin dikeluarkan) yang jelas kita selalu progresif untuk kemajuan. Kesehatan maju dan ekonomi juga maju," paparnya.

Di sisi lain, dikatakan Sujarwanto, keluhan dari pengelola objek wisata air di Klaten juga cukup serius karena banyak mengeluarkan biaya perawatan selama objek wisata ditutup sejak 7 bulan terakhir.

"Kalau nanti hasil evaluasi kita baik dan objek wisata siap kita akan buka kembali. Yang penting semua mekanismenya berjalan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Suprianto, mengatakan jika pihaknya menyambut baik kabar akan dikeluarkanya surat edaran mengenai izin operasional objek wisata air tersebut.

Ia mengaku jika objek wisata air di desa yang ia pimpin telah menyiapkan segala persyaratan protokol kesehatan Covid-19 jika sewaktu-waktu izin dikeluarkan oleh pemerintah.

"Secara prinsip kami sangat senang kalau surat edaran terkait izin pembukaan wisata air bisa dikeluarkan dan kami memang menunggu itu," ujarnya, Senin (19/10/2020).

Kemudian ia mengatakan, terkait teknis pengoperasian wisata air di tengah adaptasi kebiasaan baru (AKB) pandemi Covid-19 nantinya akan mengacu kepada peraturan Pemkab Klaten melalui surat edaran atau izin yang akan dikeluarkan tersebut.

"Terkait nanti bagaimana caranya kita ikut pemerintah, tapi yang jelas kami setuju kalau surat edaran atau surat izin itu dikeluarkan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved