Liga Inggris
CHELSEA: Nasib Kepa Setelah Tiga Kali Blunder dan Peringatan Werner
Kiper termahal di dunia itu, terancam akan menjadi pemain pilihan ketiga di Chelsea, setelah Edouard Mendy dan Willy Caballero
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Blunder yang terus dilakukan Kepa Arrizabalaga hingga berakibat fatal bagi Chelsea bisa membuat kiper asal Spanyol itu tersingkir dari tim utama The Blues.
Kiper termahal di dunia itu, terancam akan menjadi pemain pilihan ketiga di Chelsea, setelah Edouard Mendy dan Willy Caballero, demikian menurut Tony Cascarino.
Mantan penyerang the Blues itu yakin penampilan meragukan dari pemain yang didatangkan dari Athletic Bilbao itu bakal terlempar dari tim utama pasukan Frank Lampard.
Sejak didatangkan dari Spanyol seharga £ 72 juta ($ 92 juta), Kepa diharapkan mampu menjadi penjaga gawang utama jangka panjang di Stamford Bridge.
Setelah sempat mengisi peran itu pada awalnya, tetapi performanya yang labil dan kerap membuat kesalahan berbuah fatal bagi tim menjadi pertanyaan yang harus dijawab.
Selama musim 2019-20, Frank Lampard kadang-kadang menurunkan Kepa selain Caballero di bawah mistar gawang.
Namun setelah kedatangan Edouard Mendy, kiper asal Senegal itu langsung tampil sebagai penjaga gawan utama, sebelum akhirnya cedera saat membela timnas.
Absennya Mendy menjadi kesempatan bagi Kepa untuk tampil dan membuktikan bahwa dia masih layak menjadi pilihan utama Lampard sebagai penghenti tembakan lawan.
Hingga akhirnya pemain berusia 26 tahun itu kembali bermain di Liga Premier Inggris melawan Southampton yang berkesudahan 3-3 di Stanford Bridge.
Kehilangan dua poin di kandang menjadi sesuatu yang dipertanyakan, dan tidak heran Kepa lagi-lagi menjadi sorotan setelah hasil mengecewakan di pekan kelima Liga Inggris.
Kepa bertanggung jawab atas frustrasi Chelsea, setelah ia gagal menahan tendangan Che Adams di dalam kotak penalti, hingga membuatnya terancam kehilangan posisinya di tim.
“Dia berubah dari kiper nomor satu menjadi kiper nomor dua, dan setelah penampilan (di Southampton) ia mungkin menjadi kiper nomor tiga sekarang,” katanya kepada talkSPORT, dikutip Tribunjogja.com dari Goal Internasional.
Bahkan, katanya, Kepa tidak akan berada di bangku cadangan tim karena tidak akan disertakan Lampard dalam skuad yang dibawanya dalam pertandingan selanjutnya.
“Dia bahkan tidak akan duduk di bangku cadangan sekarang karena (Willy) Caballero akan menjadi kiper nomor dua.
Bayar tinggi
Baginya, adalah hal yang mengejutkan memainkan Kepa pada laga melawan Soton, akhir pekan lalu, karena Lampard dianggap telah lelah dengan penampilannya.
“Saya sedikit terkejut (Lampard) memilih bermain Kepa; dia tidak menyukai Kepa dan itu jelas.
Menurutnya, Caballero justru tidak melakukan banyak kesalahan, mungkin karena mereka telah membayar tinggi untuk Kepa, tidak ada pilihan untuk tidak memberinya kesempatan tampil.
Kiper asal Argentina Caballero menggantikan Kepa ketika perubahan dilakukan musim lalu.
Dia telah menunjukkan dirinya sebagai opsi cadangan yang dapat diandalkan, tetapi sekarang berusia 39 tahun dan tidak mungkin melihat waktu bermain reguler untuk klub Chelsea.
Mendy adalah penjaga gawang yang harus turun tangan dan memberikan solusi atas di sektor yang bermasalah bagi The Blues musim lalu.
Dia saat ini sedang mengalami cedera ringan, dengan Lampard mengatakan kepada wartawan menjelang pertandingan melawan The Saints:
“Mendy pada saat ini cedera dan mungkin akan fit dalam minggu atau dua minggu depan dan kemudian itu akan menjadi keputusan untuk saya untuk membuat tentang siapa yang bermain. "
Chelsea akan membuka musim Liga Champions 2020-21 mereka di kandang melawan Sevilla pada hari Selasa.
Peringatan Werner
Meski akhirnya sukses memecah telur dengan mencetak dua gol, Timo Werner kecewa dengan hasil akhir Chelsea melawan Southampton.
"Saya senang dengan gol saya, tetapi pada akhirnya saya ingin memenangkan pertandingan. Ini adalah hari dimana saya 50 persen bahagia dan 50 persen tidak," katanya.
Werner kemudian ditanya apakah Chelsea punya masalah di lini pertahanan, setelah tim Lampard juga kebobolan tiga gol yang ditahan West Brom dua pekan lalu.
"Saya tidak tahu apakah kami memiliki masalah, tetapi pada akhirnya di tiga pertandingan terakhir kami kebobolan enam gol dan itu bukan yang kami inginkan," katanya.
Jika terus kebobolan banyak gol, hal itu bisa saja mengecewakan Werner yang rela pindah dari RB Leipzig demi bergabung dengan tim yang menurutnya lebih besar dan kuat.
"Saya pikir kami adalah Chelsea, kami ingin memperjuangkan gelar.
Di Jerman ia kembali meningatkan ada pepatah bahwa pertahanan yang kuat akan mampu berujung pada raihan gelar juara.
"Pada akhirnya berpikir bahwa bukan pelanggaran yang memenangkan gelar. Di Jerman, kami selalu mengatakan pertahanan memenangkan gelar. Saya pikir itu benar.
Untuk itu, ia memberikan pesan pertama yang keras kepada rekan setimnya khususnya di barisan pertahanan untuk memberikan penampilan solid agar tidak mudah kebobolan lagi.
"Ketika kami kebobolan begitu banyak gol di setiap pertandingan maka sulit untuk memenangkan pertandingan, tetapi pada akhirnya juga untuk memenangkan gelar.
"Saya pikir kami harus melatihnya karena enam gol dalam tiga pertandingan terlalu banyak. Saya pikir kami harus lebih baik dalam hal ini."
Sebelumnya, Chelsea berhasil menang besar 4-0 atas Crystal Palace di Liga Premier Inggris sebelum akhirnya ditahan imbang Soton 3-3 di kandang.
Werner menegaskan bahwa The Blues mengalami kebobolan terlalu banyakdi awal musim ini. Artinya, pemain bertahan dan kiper bisa menjadi masalahnya.
Lampard Stres
Meskipun pemain berusia 26 tahun itu terus berjuang untuk mendapatkan performa terbaiknya, Lampard berjanji untuk tetap mendukung bintang Spanyol itu.
“Dia harus cukup kuat secara mental, itulah pekerjaan kami. Dia harus menghadapi itu, dia mendapat dukungan dari saya dan rekan satu timnya,” kata Lampard dikutip Tribunjogja.com dari Independen.ie.
“Dia harus terus bekerja, itulah satu-satunya cara untuk bekerja dan merasakan dukungan dari semua orang di sekitarnya.
Ia pun tetap memberikan pujian kepada kipernya karena telah melakukan sejumlan penyelematan meski akhirnya satu kesalahan menghapuskan semuanya.
"Sangat disayangkan karena dia melakukan dua penyelamatan yang sangat bagus, tetapi, jelas, dengan sesuatu seperti gol kedua, maka mata tertuju pada itu. Tapi tentu saja bukan hanya Kepa yang terlibat dalam hal itu.
Lampard mengakui frustasi dengan hasil tidak maksimal yang diraih The Blues pada pekan kelim Liga Inggris.
"Saya dan para pemain frustrasi karena babak pertama sebaik yang kami mainkan musim ini.
“Itu sepak bola yang hebat, dan kami bisa mencetak lebih banyak gol dan tampil lebih baik daripada Southampton.
Menurutnya, bentuk kesalahan sekecil apapun akan lebih diingat ketimbang lebih banyak permainan yang lebih bagus.
"Kesalahan akan selalu menjadi perhatian Anda dan untuk gol kedua, itu adalah situasi yang harus kami tangani dengan jelas dalam istilah yang lebih sederhana."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kepa-arrizabalaga-saat-blunder-dan-kebobolan-gol-kedua-dari-che-adams-saat-chelsea-v-southampton.jpg)