Breaking News:

Penanganan Covid

Dinpar Kulon Progo Gelar Kolaborasi Kiskendo Mahaswara untuk Geliatkan Pariwisata

Pagelaran Kiskendo Mahaswara yakni hasil kolaborasi dari berbagai OPD yang ada di Kulon Progo yang tergabung dalam tim produksi pariwisata kolaboratif

TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani
Pagelaran Kiskendo Mahaswara yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo di objek wisata Goa Kiskendo, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo pada Minggu (18/10/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo menggelar pertunjukan Kolaborasi Kiskendo Mahaswara di objek wisata Goa Kiskendo yang berada di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo untuk menggeliatkan kembali sektor pariwisata di Kulon Progo.

Pagelaran Kiskendo Mahaswara merupakan hasil kolaborasi dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kulon Progo yang tergabung di dalam tim produksi pariwisata kolaboratif. 

Selain itu, acara ini juga dalam memperingati hari jadi ke-69 Kabupaten Kulon Progo .

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan pagelaran ini sebagai upaya dalam memperkenalkan destinasi wisata Goa Kiskendo yang semula hanya berwujud goa yang terlihat kurang menarik sehingga diberikan varian baru diantaranya terdapat jemparingan, kelompok wanita tani (KWT) yang mengembangkan tanaman dan olahan makanan, susur goa dan pertunjukan Sugriwo Subali yang merupakan aksen budaya yang terdapat di Yogyakarta. 

Baca juga: Menikmati Susur Desa Wisata di Omah Cantrik Kulon Progo

"Kami merasa tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak sehingga pagelaran kolaboratif ini dibingkai dengan Nusabrata Manunggaling Sedyo Broyo Pariwisata yang berarti pariwisata harus sama-sama disengkuyung dan didukung sehingga memiliki tujuan yang terarah dan terukur," jelasnya kepada awak media usai acara pagelaran Kiskendo Mahaswara, Minggu (18/10/2020).

Ia melanjutkan, terkait dengan protokol kesehatan pihaknya mendapatkan program dari Kementerian Pariwisata Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

"Dari kemarin sudah dilakukan bersih-bersih di sejumlah destinasi wisata khususnya para pengelola wisata dalam mengaktifkan kembali destinasi wisata setelah terdampak pandemi Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan seperti pengukuran suhu tubuh, pembatasan jarak dan penyediaan sarana tempat cuci tangan," ucapnya.

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan pagelaran ini merupakan bagian dari menggeliatkan ekonomi di Kulon Progo melalui sektor pariwisata.

Sebab, sektor pariwisata merupakan satu dari beberapa tulang punggung ekonomi di Kulon Progo setelah sektor pertanian dan industri kecil (UMKM).

"Jadi uji pertama ini melalui sektor pariwisata nantinya akan dipermanenkan tidak hanya sebagai penguatan even saja tetapi untuk seterusnya dalam menggeliatkan perekonomian di Kulon Progo melalui sektor pariwisata," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Catatan Redaksi: Bersama kita lawan virus corona. Tribunjogja.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu 3M:

- Wajib Memakai masker
- Wajib Menjaga jarak dan menghindari kerumunan
- Wajib Mencuci tangan dengan sabun

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved