Breaking News:

BMKG

BMKG Prediksi Hujan Lebat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Wilayah Indonesia

BMKG memperkirakan sepekan ke depan mulai 18 hingga 24 Oktober Yogyakarta (DIY) akan diguyur hujan lebat

Tribunjogja.com | Hasan Sakri
MENDEKATI PERALIHAN MUSIM. Mendung hitam menggelayut diatas Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2020). 

Laporan Reporter Tribunjogja.com | Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, Yogyakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bidang Meteorologi memperkirakan sepekan ke depan mulai 18 hingga 24 Oktober beberapa wilayah termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan diguyur hujan lebat.

Hal itu terjadi lantaran adanya pengaruh sirkukasi angin monsun dan anomali iklim di Samudra Pasifik, atau istilah Klimatologinya disebut La Nina.

Namun demikian, selain pengaruh adanya La Nina, hujan sepekan ke depan ini turut dipengaruhi oleh penjalaran gelombang ekuator dari Barat ke Timur berupa gelombang Madden Jullian Oscillation (MJO), dan Kelvin atau gelombang Rossby dari Timur ke Barat.

"Hasil analisa terkini menunjukan adanya aktivitas MJO di atas wilayah Indonesia, yang merupkan klaster atau kumpulan berpotensi hujan," kata Kepala Bidang Meteorologi BMKG Pusat, Guswanto dalam keterangan resminya Minggu (18/10/2020).

Menurut Guswanto, aktivitas La Nina dan MJO pada bersamaan tersebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia, khususnya DIY.

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan lebat selama sepekan ke depan perkiraan dari BMKG

Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta.

Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NusaTenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara

PEngguna jalan menggunakan jas hujan saaat melintas di jalan Panembahan Senopati, Kota Yogyakarta, Kamis (13/8/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyebutkan terjadi gangguan cuaca sesaat berupa belokan atau perlambatan kecepatan arah angin di wilayah Pulau Jawa dan hal inilah yang memicu turunnya hujan di musim kemarau ini.
PEngguna jalan menggunakan jas hujan saaat melintas di jalan Panembahan Senopati, Kota Yogyakarta, Kamis (13/8/2020) (TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri)

Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved