LIga 1 2020

Pemda DI Yogyakarta Ikuti Mandat Polri Soal Liga 1 2020

Karena segala perizinan untuk pelaksanaan liga dikeluarkan oleh Polri, sehingga pemerintah DIY hanya bisa mengikuti keputusan Polri.

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti mandat dari Polri, terkait pelaksanaan liga 1 2020 yang disepakati oleh para tim sepakbola pada November mendatang.

Karena segala perizinan untuk pelaksanaan liga tersebut dikeluarkan oleh Polri, sehingga pemerintah DIY hanya bisa mengikuti keputusan Polri.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan peran pemerintah DIY hanya sebatas memberi rekomendasi.

Namun demikian, segala sesuatunya tentang hak penerbitan izin akan diberikan oleh Polri.

Baca juga: Liga 1 2020 Bakal Kembali Berlanjut pada Bulan November, Polri Belum Putuskan untuk Pemberian Izin

"Pada prinsipnya mengikuti ketentuan saja. Namanya izin kegiatan itu kan dikeluarkan oleh Polri. Nah, biasanya Polri ketika memberikan izin itu kalau terkait, itu juga minta semacam rekomendasi ke kami," katanya, Rabu (14/10/2020).

Ia menambahkan, karena perizinan tersebut tidak dikeluarkan, tentu saja pemerintah DIY tidak dapat merekomendasikan.

Meski tidak memiliki kewenangan lebih, perbincangan antara pemerintah DIY dengan Kepolisian beberapa bulan yang lalu mensepakati jika liga satu dapat dilaksanakan dengan catatan tanpa adanya penonton.

"Kami tetap suport, jika liga satu dapat dilaksanakan tanpa penonton waktu itu. Tapi kan keputusan kewenangan untuk mengeluarkan izin atau tidak itu kan dari Polri. Itu pun dari Mabes, bukan Polda," tegas Aji.

Baca juga: Polri Belum Putuskan Berikan Izin untuk Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020, Ini Kata Ketum PSSI

Ia menegaskan, pemerintah DIY tidak dapat mengeluarkan izin tersebut. Pihaknya tetap mengikuti anjuran Polri.

Sebelumnya, Sadion Sultan Agung Bantul dan Stadion Maguwoharjo dipilih banyak tim untuk menjadi kandang di Shopee Liga 1 2020.

PSS Sleman, Barito Putera, Persiraja Banda Aceh, dan Borneo FC berkandang di Sleman.

Sementara itu, Persija Jakarta, PSM Makassar dan Bali United memilih Bantul sebagai home base.

Namun, izin tersebut dibarengi syarat khusus dari Pemda DIY.

Pemerintah DIY juga telah memberi izin agar seluruh gelaran tersebut dapat dilaksanakan dengan catatan tanpa adanya penonton. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved