KONI DIY Distribusikan Buku 'The Champions Way' Kepada Atlet dan Pelatih Puslatda PON DIY
Bantuan ini dapat turut mendongkrak mental atlet di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan mundurnya penyelenggaraan PON menjadi Oktober 2021.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - KONI DIY mendistribusikan buku berjudul 'The Champions Way' Jalan Para Juara dengan 21 Kunci Mencapai Mental Toughness, Panduan Bagi Para Atlet, bagi Tim Puslatda PON XX DIY di kantor setempat, Selasa (13/10/2020) kemarin.
Diharapkan, melalui buku yang disusun oleh Bidang Binpres kerja sama dengan Bidang Sport Science, IPTEK, dan Litbang KONI DIY tersebut, dapat turut mendongkrak mental atlet di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan mundurnya penyelenggaraan PON menjadi Oktober 2021.
Di samping itu juga menanamkan keyakinan dan kepercayaan diri, kemudian mengarahkan serta turut menanamkan mindset atlet dalam pemikiran untuk menjadi juara.
"Dalam buku ini berisi 21 kunci 'Mental Toughness' untuk membekali atlet dalam persiapan menuju PON XX di Papua. Berharap betul-betul dibaca atlet dan pelatih, dan memiliki manfaat untuk atlet dan pelatih Puslatda," ujar Anggota Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI DIY, Wesley Heince Parera Tauntu.
Dalam kesempatan yang sama, KONI DIY untuk kali ketiga kembali mendistribusikan bantuan alat pelindung diri (APD) Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI).
Adapun sasaran penerima yakni atlet dan pelatih Pemusatan Latihan Daerah Pekan Olahraga Nasional (Puslatda PON) XX DIY.
"Kali ini bantuan APD ditujukan untuk atlet dan pelatih Puslatda PON. Semoga bermanfaat untuk semuanya, apalagi di tengah keadaan yang cukup sulit ini," ujar Wesley.
Dijelaskannya, ada sejumlah 137 atlet dan 54 pelatih Puslatda PON XX DIY yang berkesempatan menerima bantuan APD dan buku tersebut.
Meliputi cabang olahraga (cabor) atletik, balap motor, billiar, bola voli pasir, menembak, panahan, pencak silat, renang indah, sepatu roda, terbang layang, terjun payung, aeromodelling, binaraga, catur, gantolle, judo, kempo, panjat tebing, polo air, rugby, taekwondo, tarung derajat, wushu, dan renang perairan terbuka.
"Sangat berterima kasih kepada KONI DIY dan Kemenpora yang di masa pandemi (Covid-19) ini masih memperhatikan, jadi memang kita butuh asupan suplemen dan tetap harus berlatih. Jadi bantuan APD ini sangat bermanfaat bagi panahan bagi berlangsungnya kegiatan Puslatda PON," urai Pelatih Panahan DIY, Subarno.
Perihal pemberian buku di atas, menurutnya sangatlah bagus diberikan kepada atlet maupun pelatih, terutama saat pandemi Covid-19 ini.
Subarno tidak memungkiri sempat terjadi penurunan semangat atlet dalam berlatih, terlebih dengan ditiadakannya pertandingan.
Maka dari itu dengan adanya buku ini, atlet diharapkan dapat semangat latihan, serta mencapai performa maksimal di PON XX Papua Tahun 2021 mendatang.
"Dalam berlatih, kami tidak alami masalah karena tidak bersentuhan dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Saat ini latihan mandiri dilakukan tertutup di tiga tempat yakni Lapangan Akprind dan Lapangan Sultan Agung Bantul, serta Lapangan UNY Wates. Tiga atlet di Pelatnas," imbuh Subarno.
Di samping itu, pihaknya pun berharap Lapangan Kenari Yogyakarta yang selama ini digunakan sebagai tempat latihan bersama dapat dibuka kembali.
Saat ini baik KONI DIY maupun pengurus daerah (pengda) cabor tengah menunggu izin resmi dibukanya fasilitas olahraga milik Pemda DIY terutama khusus untuk Tim Puslatda PON XX DIY. (*)