Breaking News:

Kampanye Daring Belum jadi Pilihan, Pemkab Gunungkidul Pantau Pelaksanaan Kampanye Tatap Muka

Kampanye Daring Belum jadi Pilihan, Pemkab Gunungkidul Pantau Pelaksanaan Kampanye Tatap Muka

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bupati Gunungkidul Badingah 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Masa kampanye para pasangan calon (paslon) peserta Pilkada Gunungkidul 2020 sudah berjalan selama 2 minggu.

Namun, kampanye daring yang dianjurkan justru belum dimanfaatkan secara optimal.

Persoalan itu diungkapkan sendiri oleh Bupati Gunungkidul Badingah.

Menurutnya, anjuran pada paslon dan tim masing-masing sudah diberikan agar lebih memanfaatkan kampanye daring.

"Tapi kenyataannya sampai hari ini masih banyak yang melakukan dialog tatap muka," kata Badingah pada wartawan, Senin (12/10/2020) lalu.

Ia pun mengaku cukup sulit untuk mencegah berkumpulnya massa pendukung saat kampanye tatap muka dilakukan.

Namun bukan berarti pihaknya lepas tangan. Sebab ia tak ingin ada penularan COVID-19 saat tatap muka dilakukan.

Badingah mengaku sudah menginstruksikan pada anggota gugus tugas yang ada di lapangan.

Baca juga: Bawaslu Gunungkidul Tetapkan 25 Lokasi Steril dari Alat Peraga Kampanye

Baca juga: KPU Gunungkidul Susun Konsep Debat Paslon Pilkada 2020

Mereka diminta memantau kegiatan tatap muka yang dilakukan oleh para Paslon.

"Operasi Yustisi terkait kepatuhan protokol kesehatan juga semakin kami tingkatkan pada masyarakat," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved