Breaking News:

Peristiwa Terkini Update Penembakan KKB Terhadap TGPF, 3 Update Fakta Terbaru

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua baru-baru ini menembak seorang anggota TGPF Bambang Purwoko dan prajurit TNI

Editor: Ikrob Didik Irawan
PENERANGAN KOGABWILHAM III
Dosen Universitas Gajah Mada (UGM) Bambang Purwoko saat mendapatkan tindakan medis usai ditertembak, Jumat (9/10/2020) 

Benny mengatakan, TGPF terus melakukan investigasi lapangan kendati sempat menjadi sasaran penembakan KKB Papua.

Bahkan, pemeriksaan terhadap sejumlah saksi masih dikebut hingga malam ini.

"Kami tetap bekerja sesuai jadwal dan sampai malam ini masih terus bekerja," kata dia.

3. Pengakuan jubir OPM

Sementara itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB- OPM) atau biasa disebut KKB Papua mengaku bertanggung jawab terhadap penembakan anggota TNI dan TGPF di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Penembakan anggota TGPF, Bambang Purkowo dosen UGM dan dua TNI terjadi di Kampung Mamba Bawah, Distrik Hitadipa, Intan Jaya pada Jumat (9/10/2020).

Dilansir dari VOA Indonesia, Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan serangan tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap TGPF yang dibentuk Menkopolhukam, Mahfud MD untuk memgusut kematian Pendeta Yeremia pada Sabtu (19/9/2020) lalu.

“Ya TPNPB bertanggung jawab. Itu keputusan kami, dan dengan tuntutan bahwa TPNPB menolak tim investigasi bentukan Menkopolhukam.

Kami minta tim independen yang harus investigasi yaitu PBB, Komnas HAM, dan gereja,” katanya kepada VOA Indonesia, Jumat sore.

Sebby Sambom mengatakan serangan itu dilakukan oleh pasukan TPNPB-OPM di Kodap VIII Intan Jaya, di bawah komando Sabinus Waker.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved