Breaking News:

Penanganan Covid

Masih Ada Toko Modern di Bantul yang Tak Patuh Protokol Kesehatan

Yulius menjelaskan, beberapa kasus toko modern yang kembali dijumpai tidak patuh protokol kesehatan di antaranya, ada tempat cuci tangan namun airnya

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kasatpol PP Bantul, Yulius Suharta 

Bukan hanya Satpol-PP saja, melainkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan ikut terjun langsung bersama-sama menegakkan protokol kesehatan sesuai dengan kewenangannya masing-masing.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Disdag Bantul Akan Bentuk Satgas Protokol Kesehatan di Pasar Rakyat

Misalnya, Dinas Perdagangan memiliki kewajiban untuk mengingatkan protokol kesehatan di pasar-pasar Rakyat. Dinas Pariwisata berkewajiban menerapkan protokol kesehatan di semua objek wisata.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga lebih aktif melakukan pengecekan protokol kesehatan ke sekolah maupun pondok pesantren yang sudah bersiap membuka aktivitas pendidikan tatap muka.

"Pak Pjs Bupati menekankan seperti itu," ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Bantul Wildan Nafis mengatakan, penegakan protokol kesehatan sangat penting dilakukan untuk menekan laju penularan virus SARS-CoV-2 penyebab covid.

Menurut dia, ketegasan sanksi memang harus diterapkan, bagi pelaku usaha yang tidak menyediakan tempat cuci tangan, tidak mengatur tempat duduk pembeli, maupun tidak mengindahkan protokol kesehatan lainnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved