Breaking News:

Bawaslu Gunungkidul Tetapkan 25 Lokasi Steril dari Alat Peraga Kampanye

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul tetap menyampaikan bahwa ada lokasi yang dilarang untuk pemasangan APK

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada 2020 kini mulai dilakukan di penjuru wilayah Gunungkidul.

Kendati begitu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul tetap menyampaikan bahwa ada lokasi yang dilarang untuk pemasangan.

Komisioner Divisi Bawaslu Gunungkidul, Rosita, mengungkapkan ada 25 lokasi yang diwajibkan steril dari pemasangan APK.

"Sebagian lokasi yang dilarang tersebut berada di wilayah Kota Wonosari," jelas Rosita pada wartawan, Minggu (11/10/2020).

Beberapa lokasi yang wajib steril dari APK antara lain Alun-alun Wonosari, Taman Makam Pahlawan Bhakti Pertiwi, sejumlah ruas jalan hingga bundaran dan persimpangan.

Termasuk Simpang RSUD Wonosari, lingkungan instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, area rumah dinas Pemkab, Taman Kuliner, kawasan terminal dan halte.

"Larangan juga diterapkan di fasilitas publik seperti rumah ibadah, sekolah, pasar, hingga rumah sakit," papar Rosita.

Ia mengatakan, penetapan lokasi steril ini sesuai dengan sejumlah aturan. Antara lain PKPU 13/2020, Perbup Gunungkidul 86/2020, dan Keputusan KPU Gunungkidul Nomor 175 mengenai jenis APK dan penentuan lokasi pemasangan.

Mengingat aturan sudah terbit, Rosita mengatakan pihaknya mulai melakukan inventarisasi APK yang dianggap melanggar aturan.

Proses ini melibatkan seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di tiap kapanewon.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved