TRIBUNJOGJAWIKI
TRIBUNJOGJAWIKI : Studio Alam Gamplong
Destinasi wisata yang berdiri di atas lahan seluas dua hektar ini pada awalnya dibangun untuk keperluan shooting film Sultan Agung The Untold Story.
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJAWIKI.COM, SLEMAN - Studio Alam Gamplong merupakan destinasi wisata yang mulai dibangun pada akhir 2017, tempat ini dibangun oleh Mooryati Soedibyo selaku pendiri sekaligus pemilik Mustika Ratu Group.
Destinasi wisata yang berdiri di atas lahan seluas dua hektar ini pada awalnya dibangun untuk keperluan shooting film Sultan Agung The Untold Story.
Sekedar informasi saja film Sutan Agung merupakan film bergenre drama kolosial yang bercerita tentang perjuangan Sultan Agung. Film ini disutradarai oleh sutradara kenamaan tanah air yaitu Hanung Bramantyo.
Film yang juga dibintangi oleh Puteri Indonesia 2015 Anindya Putri ini mengambil setting abad ke 16 dan 17, lalu setelah dilakukan riset yang mendalam untuk lokasi syuting oleh pihak Hanung Bramantyo dan tim dari Mooryati Soedibyo maka terpilihlah Desa Wisata Gamplong sebagai lokasi syuting nya.
Lokasinya yang masih asri menjadikan Desa Wisata Gamplong dirasa sebagai lokasi yang pas untuk pembuatan film ini, selanjutnya setelah terpilih sebagai lokasi syuting lahan seluas 2 hektar ini diubah menjadi kawasan Indonesia zaman dulu.
Berbagai macam bangunan semi permanen yang mencerminkan kehidupan Bangsa Indonesia pada abad ke 16 dan 17 berdiri di kawasan ini, mulai dari Gerbang Keraton Karta Kerajaan Mataram, Pendopo Alit Keraton Karta, Pendopo Ageng Keraton Karta, Benteng Holandia atau Batavia, Kawasan Kampung Mataram, hingga Kampung Pecinan masa lampau ada di tempat ini.
Bangunan-bangunan tersebut menjadi daya tarik utama dari tempat ini, nuansa Indonesia pada abad 16 dan 17-an menjadi background foto yang menarik, selain itu masih banyak lagi properti dan bangunan indonesia Tempoe Doeloe yang bisa dijadikan sebagai spot foto menarik.
Setelah selesai digunakan syuting film Sultan Agung bangunan yang ada di Studio Alam Gamplong tidak lantas di robohkan begitu saja, Mooryati Soedibyo selaku pemilik Studio Alam Gamplong menghibahkan tempat ini kepada Pemkab Sleman.
Beliau berharap dengan adanya Studio Alam Gamplong ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Gamplong dan sekitarnya, peresmian ini dilaksanakan pada hari minggu sore 15 Juli 2018 dan dihadiri langsung oleh Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo, selain itu presiden juga berharap tempat ini bisa menjadi destinasi wisata favorit di Yogyakarta.
Setelah digunakan syuting pembuatan film Sultan Agung dan ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah kini Studio Alam Gamplong kembali booming setelah digunakan sebagai lokasi syuting Bumi Manusia, film yang durasinya mencapai 3 jam ini menjadikan Studio Alam Gamplong sebagai satu di antara setting dalam film ini.
Sekedar informasi juga film Bumi Manusia merupakan film bergenre drama sejarah yang bercertita tentang kisah dua anak manusia yang meramu cinta di atas pentas pergelutan tanah kolonial pada awal abad 20, film ini juga di sutradarai oleh Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh aktor kenamaan tanah air yaitu Iqbal Ramadhan.
Setelah dijadikan sebagai satu di antara lokasi syuting Bumi Manusia tempat ini semakin ramai dikunjungi wisatawan yang datang dari berbagai daerah, kebanyakan dari mereka penasaran dan ingin berfoto dengan latar bangunan yang dijadikan sebagai lokasi syuting film Bumi Manusia.
Lalu setelah untuk kedua kalinya dijadikan sebagai lokasi syuting film layar lebar, julukan ‘Mini Hollywood’ semakin melekat pada Studio Alam Gamplong, dan terakhir sebagai catatan bagi siapapun yang ingin berkunjung ke tempat ini untuk menjaga bangunan dan fasilitas yang ada dengan baik dan tidak merusak apapun yang ada di tempat ini.
Fasilitas
Spot foto menarik
Galeri
Toko sovenir
Warung makan
Toilet
Area parkir luas
Lokasi
Studio Alam Gamplong berada di Gamplong 1, Sumber Rahayu, Moyudan, Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Cara Menuju Lokasi
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Gamplong Studio melalui kota dapat menuju arah Barat.
Dari titik 0 kilometer, langsung menuju arah Barat lurus.
Ikuti jalan utama hingga akhirnya sampai di Jalan Wates.
Dari Jalan wates KM 15 tepatnya di pertigaan Klangon belok ke kanan lurus hingga akhirnya menyeberangi jembatan rel kereta api kemudian belok kiri.
Ikuti jalan tersebut hingga akhirnya melihat sebuah lapangan. Ambil jalan sebelah kiri kurang lebih 300 meter.
Dari titik tersebut kamu akan menemukan lokasi Gamplong Studio.
Jam Operasional
Tempat ini buka dari jam 08.00 sampai 17.00 WIB.
Harga Tiket
Untuk bisa menikmati keindahan Studio Alam Gamplong pengunjung hanya dipatok biaya Rp 5000, – namun jika anda ingin berburu foto dengan kamera maka diminta untuk membayar Rp 10.000,-
Sumber
pariwisata.slemankab.go.id
Pemandu Studio Alam Gamplong Hafis Kurniawan
(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tribunjogjawiki-studio-alam-gamplong.jpg)