Lifestyle
Tergerak Membantu Anak Penyintas Kanker
Salah satunya aktivitas sosial yang patut mendapatkan apresiasi saat membantu anak penyintas kanker.
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Victor Mahrizal
Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM- Senyumnya terlihat malu malu tatkala menjawab berbagai pertanyaan yang ditujukan padanya. Dara pemilik nama lengkap Sirait Yolanda Putri ini mengaku grogi di depan lensa kamera saat sesi live streaming Inspiring Beauty belum lama ini di studio 52 Tribun Jogja.
Olla begitu ia akrab disapa adalah gadis pada umumnya, yang saat ini masih menyelesaikan kuliah magister hukumnya di salah satu universitas di Yogyakarta. Di sela kegiatan kuliah, Olla memiliki beberapa kesibukan.
Salah satunya aktivitas sosial yang patut mendapatkan apresiasi. Ia bersama dua rekannya yang lain mendirikan rumah singgah bagi para anak penyintas kanker dan keluarganya. Rumah Singgah Jagoan namanya. Rumah singgah ini berada di bilangan Lempong Sari Sleman Yogyakarta.
Sebelum mendirikan rumah singgah, Olla kerap mengunjungi panti asuhan untuk berbagi keperluan utama di panti, berupa popok bayi, susu dan kebutuhan lainnya.
Melalui kunjungan ke beberapa panti asuhan inilah, Olla mendapatkan informasi bahwa banyak penyintas kanker anak yang masih membutuhkan bantuan.
"Kami mendapatkan informasi dari pengelola panti asuhan. Datanglah kami ke Rumah Sakit Sardjito di bagian pasien anak penderita kanker. Dari sanalah aku dan yang lain tergerak ingin membantu pasien dan keluarganya yang kesulitan tempa tinggal selama mengikuti proses pengobatan," kata Olla.
Kira kira setahun lalu rumah singgah ini Olla dirikan bersama dengan dua rekannya yang sama sama tergerak untuk membantu. Di rumah singgah inilah Olla merasa bisa membantu lebih maksimal dengan memberikan tempat tinggal sementara ini untuk anak penyintas kanker dan keluarganya.
Bagi Olla, bisa membantu mereka yang tengah membutuhkan adalah sebuah cara untuk bersyukur kepada Tuhan atas berbagai anugerah yang diberikan dalam hidupnya. Olla menyadari, meski rumah singgah yang ia dirikan hanya bisa menampung sekitar enam orang anak saja, namun setidaknya bisa menampung mereka yang benar benar membutuhkan sudah lebih dari cukup.
Melalui rumah singgah yang sudah berdiri selama satu tahun ini, Olla pun merasakan betapa para anak penyintas kanker dan keluarganya, terutama dari kalangan ekonomi menengah ke bawah dan berasal dari luar Kota Yogya sangat membutuhkan bantuan.
Menurut Olla, bantuan tak hanya semata mata berupa finasial namun juga dukungan moral bagi si anak dan keluarganya. Beberapa anak penyintas kanker justru terlihat biasa saja, tetap ceria dan hirau dengan kondisi kesehatan yang dialaminya.
Ini yang kadang membuat Olla merasa haru. Olla pun kerap mengajak anak anak ini berinteraksi agar semangat hidupnya terus ada, minimal bisa menjadi semangat keluarganya.
"Kadang kita bikinkan acara kecil. Ajak mainan mereka, cerita cerita soal apa saja sesuai mau mereka. Mereka senang dan bahagia ada yang menghibur. Kita juga ngobrol sama keluarganya, apa yang bisa dibantu akan kita usahakan," kata Olla.
Olla berharap, rumah singgah ini bisa menjadi alternatif usaha memberikan bantuan pada mereka yang membutuhkan. Selama ini, pengelolaan rumah singgah diserahkan mandiri ke pada para penghuninya.
"Untuk dukungan dari banyak kawan mulai mengalir. Untuk pengelolaan rumah singgah sendiri kami percayakan langsung kepada mereka yang menempati. Jadi dikelola secara mandiri," imbuh Olla.
Pernah Mewakili Kalimantan Utara Di Ajang Puteri Pariwisata
Dara kelahiran Samarinda, 2 Mei 1997 ini pernah mewakili Kalimantan Utara dalam ajang pemilihan Putri Pariwisata pada tahun 2017 silam. Bagi Olla, ajang ini memberikan pengalaman berharga terutama soal public speaking.Ajang ini bagi Olla menjadi momen dirinya mengenal lebih dalam Kalimantan Utara untuk kemudian mengenalkannya lebih luas kepada masyarakat Indonesia.
Ajang beuty pageant memang beberapa kali pernah diikuti Olla. Dara yang hobi membaca ini memanfaatkan ajang ini sebagai salah cara meningkatkan kepercayaan dirinya. Olla mengaku sejatinya adalah tipe pemalu.
"Dulu malu malu kalau ngomong di depan orang banyak. Setelah mengalami proses lumayan panjang, merasa lebih percaya diri saja ketika harus tampil di depan umum. Mungkin di ajang beauty pageant itu jadi terbiasa tampil di depan orang banyak, lama lama jadi terbiasa," ungkap Olla.
Soal cita cita, Olla pun sebenarnya pernah berangan angan berkarir di dunia maskapai penerbangan dengan menjadi seorang pramugari. Hanya saja cita cita itu kandas karena lebih memilih kuliah di jurusan hukum.
"Di dunia hukum aku berharap nantinya dengan ilmu dan pengalaman yang aku dapat bisa membantu orang di sekeliling dulu. Kalau bicara hukum secara luas, aku berharap hukum di negeri ini bisa adil bagi seluruh masyarakat," kata Olla.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sirait-yolanda.jpg)