Breaking News:

Yogyakarta

Enam Mahasiswa UAD Ditahan di Polresta Yogyakarta Pasca-Aksi Tolak Omnibus Law, Dipulangkan

Enam Mahasiswa UAD yang ditahan Pasca-Aksi Tolak Omnibus Law sudah kembali dikediaman masing-masing.

Tribunjogja.com | Hasan Sakri
RICUH. Massa aksi membawa spanduksaat unjuk rasa menolak UU Omnibus Law yang dilakukan dari berbagai elemen di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (8/10/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM- Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang sempat ditahan di Polresta Yogyakarta pasca-aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berlangsung Kamis (8/10/2020) telah bisa kembali ke kediaman masing-masing.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas dan Protokol UAD, Ariadi Nugraha.

"Mahasiswa UAD yang sempat berada di Polresta Yogyakarta pada malam hari ini (Jumat, 9/10/2020) sudah bisa kembali ke kediamannya masing-masing. Atas jaminan, pendampingan, dan advokasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Gatot Sugiharto, SH, MH bersama Pusat Konsultasi Bantuan Hukum (PKBH) UAD," ujar Ariadi, Jumat (9/10/2020) malam.

Ariadi menyebutkan, ada 6 mahasiswa UAD yang sempat ditahan dan kondisi mereka sudah dijemput oleh keluarga dan kerabat mahasiswa tersebut.

Sementara, untuk 8 mahasiswa lainnya yang mengalami luka-luka pasca-aksi dan sempat dirawat di tiga rumah sakit, saat ini menjalani rawat jalan.

"Untuk biaya pengobatan ditanggung oleh UAD," imbuh Ariadi. (*)

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Victor Mahrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved