Breaking News:

Aksi Tolak Omnibus Law

Kalangan Akademisi Desak Presiden Jokowi Terbitkan Perppu Cabut UU Cipta Kerja

Kalangan Akademisi Desak Presiden Jokowi Terbitkan Perppu Cabut UU Cipta Kerja

TRIBUNJOGJA.COM / Hari Susmayanti
Massa membakar benda-benda keras di tengah jalan Malioboro, Kamis (8/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR memunculkan gelombang unjukrasa secara besar-besaran di Tanah Air.

Bahkan unjukrasa penolakan UU Cipta Kerja berakhir ricuh.

Tak hanya kalangan buruh dan mahasiswa saja yang menolak UU Cipta Kerja, kalangan akademisi juga menyuarakan hal yang sama.

Sebanyak 432 akademisi perguruan tinggi dalam dan luar negeri bahkan mendesak Presiden Jokowi segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk membatalkan Undang-Undang Cipta Kerja.

Dalam konferensi pers secara daring pada Kamis (8/10/2020) malam, para akademisi yang tergabung dalam Aliansi Akademisi untuk Tolak Omnibus Law menjelaskan pentingnya penerbitan Perppu.

Salah seorang perwakilan akademisi Herdiansyah Hamzah mengatakan, perppu pembatalan UU Cipta Kerja diperlukan sebagai langkah konstitusional yang diberikan wewenangnya UUD 1945.

"Sekaligus memberikan kepastian hukum dan memperlihatkan kepekaan pemerintah dalam mendengar aspirasi rakyat," kata Herdiansyah.

"Lebih dari itu, di tengah situasi mendesak akibat pandemi Covid-19, sudah seharusnya pemerintah fokus kepada agenda penyelamatan nyawa dan hak-hak warga," tutur dia.

Fraksi PKS DI Yogyakarta : UU Cipta Kerja Melemahkan Daya Tawar Buruh

Mahfud MD : Pemerintah Akan Bertindak Tegas Terhadap Aksi Anarkis Demo UU Cipta Kerja

Selain itu, para akademisi meminta pemerintah untuk tidak menempuh cara kekerasan dalam menangani unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja.

Terlebih, aksi unjuk rasa merupakan cara yang konstitusional bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Halaman
1234
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved