Aksi Tolak Omnibus Law

Dukungan Unik Masyarakat Yogyakarta pada Massa Aksi, Beri Air Mineral hingga Masker Gratis

Aksi #JogjaMemanggil yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini (Kamis, 8/10/2020) mendapat beragam dukungan unik dari masyarakat.

TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna Subagio
Dukungan Unik Masyarakat Yogyakarta pada Massa Aksi, Beri Air Mineral hingga Masker Gratis 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aksi #JogjaMemanggil yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini (Kamis, 8/10/2020) mendapat beragam dukungan unik dari masyarakat.

Di Bundaran UGM misalnya, sambil menunggu massa aksi berdatangan ke titik kumpul tersebut, sejumlah mahasiswa membagi-bagikan air mineral botol gratis kepada teman seperjuangannya.

"Aqua gratis.. aqua gratis... Silakan mas, mbak, buat yang kepanasan, gratis... Aqua surgawi gratis..." ujar beberapa mahasiswa sembari menyodorkan botol air mineral kepada massa aksi

Namun, tak semua yang ditawari serta-merta mengambil air mineral cuma-cuma itu.

BREAKING NEWS : Malioboro Lumpuh, Massa Aksi Bentrok dengan Aparat

Seakan lebih mementingkan massa aksi lain yang lebih membutuhkan.

Ada pula dua pemuda yang bukan merupakan peserta aksi juga membagi-bagikan air mineral botol gratis kepada massa aksi.

"Sudah habis, ayo beli lagi di swalayan," kata pemuda itu kepada rekannya setelah selesai membagikan air mineral gratis kepada peserta aksi.

Tak hanya itu, pihak swalayan Mirota Kampus yang ikut dilintasi massa aksi juga tampak membagikan masker gratis.

Humas Mirota Kampus, Andreas mengatakan sudah dua kotak masker medis serta beberapa masker kain yang dibagikan kepada massa aksi saat ditemui Tribunjogja.com sekitar pukul 12.30 WIB.

Aksi Massa di Malioboro Berujung Ricuh

"Kami hanya ingin mereka selalu ingat dengan keselamatan yang utama. Kami membagikan kepada peserta aksi maupun para petugas (keamanan). Ini aksinya cukup besar, saya jadi teringat waktu aksi tahun 1998 dulu," ungkap Andreas.

Andreas menuturkan, melihat aksi hari ini ia kembali teringat pada aksi penurunan Presiden Soeharto tahun 1998 di Bundaran UGM.

"Waktu itu saya ikut aksi, masih jadi mahasiswa baru di Fakultas Peternakan UGM," bebernya.

Sementara itu, dari pantauan Tribunjogja.com, ada pula roti gratis yang dibagi-bagikan dengan cara dilemparkan di atas barisan massa aksi saat melintasi jembatan Gondolayu, Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved