Asal Mula Lirik Jogja di Lagu Yogyakarta Kla Project

Ini dia asal mula lirik Jogja di lagu Yogyakarta ciptaan Katon Bagaskara

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Pesepeda melintas di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (9/7/2020). Kementerian perhubungaan tengah menyusun regulasi teknis sepeda yang berisi tiga garis besar yaitu, persyaratan teknis sepeda, tata cara bersepeda dan sarana pendukung bersepeda. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beberapa video berisi pesona alam dan tempat tempat wisata di Yogyakarta bermunculan di media sosial, seolah turut menandai dan merayakan hari jadi Kota Yogyakarta ke 264 tahun.

Video tersebut menggunakan latar lagu berjudul Yogyakarta yang dipopulerkan Kla Project.

Barangkali masih banyak yang tak mengetahui perjalanan lagu berjudul Yogyakarta yang dipopulerkan oleh Kla Project tersebut, hingga menjadi salah satu lagu yang sangat melekat di telinga masyarakat Indonesia hingga saat ini.

Lagu ciptaan Katon Bagaskara ini bahkan menjadi salah satu lagu ikonik yang menggambarkan kehangatan kota Yogyakarta.

Katon Bagaskara menguak perjalanan lagu Yogyakarta sehingga dikenal luas sampai detik ini.

Tiga Tempat Ini Selalu Dikunjungi Katon Bagaskara Saat ke Yogya

Yogya Terbuat dari Rindu, Pulang dan Angkringan, Selamat Ulang Tahun Kota Yogya

Saat dihubungi Tribunjogja.com, Katon mengungkapkan, sejatinya, kata Jogja awalnya belum ia cantumkan dalam lirik lagu tersebut.

"Tadinya waktu proses take vokal lagu Yogyakarta itu hanya deskripsinya pada lirik lirik saja.

Tidak ada pencantuman kata Jogja di dalam liriknya.

Karena saya maunya orang orang yang dengerin lagu itu nantinya yang harus nebak sendiri ini tentang kota apa setelah mereka dengar lagunya," ungkap Katon Bagaskara, Rabu (7/10/2020).

Bahkan saat itu, belum terbersit dalam benak Katon bakal menggunakan nama Yogyakarta sebagai judul lagunya tersebut.

Pada jam terakhir sebelum deadline take vokal di studio untuk lirik lagu Yogyakarta itulah Katon kemudian begitu saja teringat kota Yogyakarta.

Kota yang sudah ia deskripsikan dalam lagu yang sudah lengkap melodinya tersebut.

"Bukan nemu sih, tapi bawah sadar saya yang timbul ketika saya harus mendeskripsikan setting sebuah kota yang eksotis untuk menjadi lokasi dari melodi yang beraura cinta yang lebih dulu tercipta," ungkap Katon.

Tugu Jogja atau Tugu Pal Putih Yogyakarta
Tugu Jogja atau Tugu Pal Putih Yogyakarta (TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan)

Padahal, lanjut Katon, awalnya untuk lagu tersebut, ia justru mendeskripsikan tentang kota kota eksotis di Eropa.

Kota kota tersebut sudah pernah ia singgahi di saat usianya masih 19 tahun. Kala itu Katon masih bekerja di maskapai Garuda.

"Sepertinya kok bakal cool banget , tapi kemudian di hati saya protes, kenapa kok ngga milih kota eksotis di Indonesia aja, lalu munculah saat last minute kata Jogja dan judul Yogyakarta untuk lagu ini.

Kalau akhirnya menjadi lagu yang dikenang banyak orang sampai saat ini, berarti penulisan lirik saya juga melodinya matching dengan jiwa kota Jogja, " kata Katon.

Bagi Katon, Yogya adalah kenangan indah masa kecilnya.

Kota Yogya menjadi kota paling berkesan.

Kala itu ia kerap diajak orang tuanya dari Jakarta menengok Kakek Neneknya yang tinggal di Yogyakarta.

"Padahal saya tidak dibesarkan di Jogja, tapi Jogja mengalir in my blood. Ini yang namanya sejiwa karena kenangan.

Suasananya njawani, ayem, dan kental dengan nuansa tradisional, " ungkap Katon.

Katon mengaku senang karena banyak orang mengidentikkan kota Yogya dengan lagu Yogyakarta yang ia tulis untuk album ke dua KLa Project yang berjudul Kedua.

Lagu tersebut menjadi andalan album kedua Kla Project yang dirilis pada tahun 1990.

Pada tahun 1991, lagu Yogyakarta meraih penghargaan BASF Award untuk kategori Lagu Terbaik.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved