Breaking News:

Sowan Gus Ali Gunungpring, DWS - ACH Diminta Rawat Bibit Kawit Sleman

Setidaknya, masih menurut Gus Ali, ada lima makam waliyullah yang ada di empat penjuru wilayah Sleman yang harus dirawat.

ist
Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sleman Nomor Urut 1 Danang Wicaksana Sulistya (DWS) dan Raden Agus Choliq (ACH) sowan ke kediaman KH Aly Qayshar, pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Timur, Gunung Pring, Muntilan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman Nomor Urut 1 Danang Wicaksana Sulistya (DWS) dan Raden Agus Choliq (ACH) diminta untuk menjaga situs terkait sesepuh Sleman.

Hal itu diungkapkan pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Timur, Gunungpring, Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah KH Ali Qayshar saat kedua paslon yang bertarung di Pilkada Sleman ini, Minggu (4/10/2020).

Menurut Gus Ali, sapaan KH Ali Qayshar yang merupakan penerus dari KH Ahmad Abdul Haq (Mbah Mad) Watucongol itu, DWS-ACH harus mulai mencari peninggalan sejarah peradaban Islam di Sleman.

Setidaknya, masih menurut Gus Ali, ada lima makam waliyullah yang ada di empat penjuru wilayah Sleman yang harus dirawat.

"Nyuwun diopeni Mas Danang, Mas Agus. Mereka besar jasanya untuk Sleman, paling tidak diziarahi," pinta Gus Ali.

Permintaan Gus Ali tidak berlebihan. Pasalnya, DWS-ACH merupakan "jagoan" kalangan Nahdlatul Ulama yang diharapkan dapat ikut menjaga tradisi berziarah ke makam pendahulu yang dianggap berjasa pada syiar Islam.

Rombongan DWS-ACH diterima di kediaman Gus Ali selama sekira dua jam.

Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sleman Nomor Urut 1 Danang Wicaksana Sulistya (DWS) dan Raden Agus Choliq (ACH) sowan ke kediaman KH Aly Qayshar, pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Timur, Gunung Pring, Muntilan.
Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sleman Nomor Urut 1 Danang Wicaksana Sulistya (DWS) dan Raden Agus Choliq (ACH) sowan ke kediaman KH Aly Qayshar, pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Timur, Gunung Pring, Muntilan. (ist)

Dalam diskusi yang berlangsung informal itu, paslon dari Koalisi Gerbang Persatuan itu mendapatkan berbagai masukan tentang berbagai hal.

Gus Ali yang merupakan cucu salah satu panglima perang Pangeran Diponegoro itu juga meminta DWS dan ACH untuk tidak lupa diri dan tetap memiliki kepekaan rasa.

"Rawat betul masyarakat kecil. Diperhatikan, diayomi," pesan Gus Ali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved