Siapkan Rp 40 Miliar, Pemerintah Akan Bangun Pabrik Garam

Untuk mengurangi impor garam, pemerintah akan menyiapkan pabrik garam terintegrasi

Tayang:
Editor: Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM – Untuk mengurangi impor garam, pemerintah akan menyiapkan pabrik garam terintegrasi.

"Kami optimis dengan penggunaan teknologi dengan investasi per pabrik sekitar Rp 40 miliar, maka kita nantinya bisa substitusi impor dan mandiri untuk kebutuhan garam aneka pangan atau pertambangan," ujar Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro, seperti dilansir Kontan, Senin (5/10/2020).

Saat ini satu pabrik garam telah beroperasi di Gresik, Jawa Timur. Ditargetkan pada tahun 2021 mendatang akan bertambah kembali 1 hingga 2 pabrik garam.

Menurut Bambang, pabrik yang dibangun merupakan pabrik yang terintegrasi dengan lahan tambak garam. Nantinya petani garam akan menjual garam hasil panen langsung ke pabrik.

Adanya pabrik akan mampu mengolah garam sesuai dengan standar NaCl kebutuhan industri sebesar 97%. Sehingga impor yang selama ini dilakukan industri akan dapat digantikan dengan hasil petani rakyat.

"Nilai investasinya memang lebih mahal, tapi kami melihat substitusi impornya akan cukup besar dan bisa benar-benar mengurangi ketergantungan kita terhadap impor garam industri," terang Bambang.

Selain pembuatan pabrik, peningkatan produksi garam juga akan dilakukan terintegrasi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Nantinya hal itu akan diterapkan di PLTU Banten untuk mendekatkan dengan industri yang membutuhkan.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas berkaitan dengan percepatan penyerapan garam rakyat. Pada rapat tersebut Jokowi menyampaikan terdapat 738.000 ton garam rakyat yang tidak terserap.

Hal itu disebabkan oleh dua hal yang menjadi masalah garam di Indonesia. Pertama berkaitan dengan kualitas garam yang masih di bawah standar kebutuhan industri. Kedua, jumlah produksi nasional yang belum mencukupi kebutuhan industri. (*)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved