Breaking News:

Tol Laut Terbukti Menurunkan Biaya Logistik Hingga 25%

angkutan laut bisa menjadi pilihan alternatif, terlebih lagi negara Indonesia kebanyakan kepulauan

TRIBUNJOGJA.COM | SINGGIH WAHYU NUGRAHA
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM -- Direktur Utama PT Karya Citra Nusantara (KCN), Widodo Setiadi, mengapresiasi program tol laut pemerintah karena telah terbukti menurunkan biaya logistik hingga 25%.

Selama ini, banyak orang mengandalkan angkutan darat untuk logistik. Padahal, angkutan darat mulai dari infrastruktur hingga muatan sangat terbatas. Sehingga, angkutan laut bisa menjadi pilihan alternatif, terlebih lagi negara Indonesia kebanyakan kepulauan.

Menurut Widodo, adanya tol laut juga momentum memperbaiki infrastruktur dan menghadirkan investasi. 

"Dengan adanya tol laut, mau tak mau pelabuhan di daerah pelosok dikembangkan sehingga bisa menyandarkan kapal yang bermuatan besar," kata Widodo, seperti dilansir Kontan, Sabtu (3/10/2020).

Selain itu, lanjut Widodo, dengan biaya logistik yang murah bakal membuat investor tertarik berinvestasi di Indonesia.

"Terlebih, ada pandemi yang menuntut logistik harus berjalan dengan baik. Tapi, tidak mungkin jalan jika tidak ada infrastrukturnya. Dan tidak mungkin swasta bangun lebih dulu melainkan harus didahului pemerintah," paparnya.

Widodo menambahkan, KCN juga mengambil peran dalam program tol laut ini. Sebab, dengan adanya dermaga yang dikelola KCN, proses bongkar muatan barang curah bisa dikerjakan oleh KCN.

KCN saat ini sedang melakukan pembangunan dermaga atau Pier 2 dan Pier 3 Pelabuhan Marunda. Jika Pier 1, 2, dan 3 rampung dibangun, maka KCN bisa melakukan dwelling time di Tanjung Priok dari 6 hari menjadi 2,8 hari.

Secara tahunan, pelabuhan yang dikelola KCN, bisa menampung kapasitas kapal dan aktivitasnya sebesar 35 juta ton sampai 40 juta ton. (*)

Editor: Victor Mahrizal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved