Solusi DWS Pecahkan Masalah Pemukiman dan Pertanian di Sleman, Nologaten Bisa Jadi Contoh

Kampung Nologaten, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman 20 tahun terakhir mengalami perkembangan yang cukup pesat

Tayang:
Ist
Danang Wicaksana Sulistya (DWS) saat berkunjung ke Nologaten 

TRIBUNJOGJA.COM - Kampung Nologaten, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman 20 tahun terakhir mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Wilayah yang dahulu merupakan pemukiman petani itu berkembang menjadi pemukiman padat penduduk akibat urbanisasi.

Hingga lima tahun terakhir, kepadatan penduduk di wilayah kecamatan yang berbatasan dengan Kecamatan Gondokusuman Kota Yogyakarta dan Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul di sebelah selatan itu mencapai 3.723 jiwa perkilometer persegi.

Sebagai wilayah pemukiman petani, saluran irigasi melintasi wilayah Nologaten.

Saat penduduk terus bertambah, bantaran Sungai Gajahwong berubah menjadi pemukiman kumuh.

Ketua RW 04 Nologaten Purwoko menyebut hingga tahun 2013, wilayahnya menjadi kawasan kumuh dengan kerawanan sosial yang tinggi.

Namun, siapa sangka saat ini Dusun Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman menjelma menjadi kampung bersih nan asri.

Danang Wicaksana Sulistya (DWS) saat berkunjung ke Nologaten
Danang Wicaksana Sulistya (DWS) saat berkunjung ke Nologaten (Ist)

"Dulu kampung kami sangat kumuh. Terutama yang berada di bantaran Kali Gajahwong," kata Purwoko, saat menemui Calon Bupati Sleman Nomor Urut 1 Danang Wicaksana Sulistya (DWS) di rumahnya, Kamis (1/10/2020) sore.

Purwoko berkisah, dirinya dan beberapa warga berinisiatif untuk mengubah kondisi lingkungan tempat tinggalnya pada tahun 2013 silam.

Namun, usaha belum membuahkan hasil sesuai harapan. Sampai pada tahun 2015 Dusun Nologaten mendapat Surat Keputusan (SK) Kampung Kumuh dari Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Kabupaten Sleman dalam program Swakelola Kotaku sebesar Rp500 juta.

Tidak sampai setahun turun lagi bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp1,05 miliar.

Pembangunan bantaran sungai di Dusun Nologaten berlangsung pesat.

Setelah sebelumnya dilakukan perbaikan akses jalan oleh Pemerintah Desa Caturtunggal, pemerintah pusat juga mengucurkan dana untuk pembangunan bantaran sungai.

Hasilnya, wajah bantaran Gajahwong menjadi lebih tertata, bersih dan tidak lagi kumuh.

Tidak hanya pemukiman, sejumlah petak di lokasi tersebut juga dimanfaatkan oleh warga untuk ruang terbuka dan kawasan ekonomi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved