Breaking News:

Moeldoko Sebut Disiplin Protokol Kesehatan Itu Vaksin Ampuh

Kepala Staf Presiden, Moeldoko sibuk turun ke lapangan untuk mendengar masukan-masukan dari berbagai kalangan.

Tribun Jogja/Ribut Raharjo
Kepala Staf Presiden, Moeldoko menyampaikan paparan terkait penanganan Covid-19 dan meminta masukan para pimpinan media di Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Staf Presiden, Moeldoko sibuk turun ke lapangan untuk mendengar masukan-masukan dari berbagai kalangan, termasuk di dalamnya pengaduan atas masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.

“Kami ini punya Program KSP Mendengar. Sebelumnya masyarakat datang ke kantor dan menyampaikan masukan dan permasalahannya. Kalau bisa diselesaikan, kami ajak menteri bicara. Kalau perlu lapor presiden ya kami laporkan untuk kemudian mengumpulkan para menteri membahasnya bersama,” ungkap Moeldoko dalam pertemuan bersama para pemimpin media di Yogyakarta, Kamis (1/10) petang.

Namun kini, KSP harus turun ke lapangan karena adanya Covid-19 yang membatasi pergerakan masyarakat itu sendiri.

“Karena Covid-19 ini, maka ada pembatasan pertemuan demi kesehatan. Makanya KSP lihat langsung ke lapangan. Kami mengajak bertemu media untuk mendapat masukan, lalu kami sampaikan ke gubernur seperti yang sudah kami lakukan di Jateng,” jelasnya.

Dalam silaturahmi itu, Moeldoko mendapat banyak masukan, mulai dari soal lemahnya penegakan disiplin mengenakan masker, meminta adanya event yang ngayomi untuk menghibur masyarakat, juga kekhawatiran terkait klaster pilkada.

Moeldoko melihat, kampanye gerakan mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir hingga saat ini menjadi vaksin ampuh untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

“Sosialisasi ini menurut BNPB efektif keberhasilannya sampai 67 persen. Makanya di sini peran media soal Covid-19 ini sangat luar biasa,” kata Moeldoko.

Sedang terkait Pilkada 2020, Moeldoko mendorong KPU dan kandidat menggunakan media sebagai sarana sosialisasi dan kampanye.

“Gunakan media semaksimal mungkin. Hindari kerumunan,” katanya. (rbt)

Editor: ribut raharjo
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved