Jawa
KPU Agendakan Dua Kali Debat Kandidat Paslon Pilkada Klaten
Debat kandidat dilaksanakan sebanyak dua kali sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat mengenai program-program dari masing-masing calon pemimpin.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengagendakan debat kandidat pasangan Calon bupati dan wakil bupati Klaten di Pilkada 2020 sebanyak dua kali.
Debat kandidat dilaksanakan sebanyak dua kali sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat mengenai program-program dari masing-masing calon pemimpin di Kabupaten Bersinar.
"Untuk debat kandidat pemilihan bupati dan wakil bupati Klaten kita agendakan sebanyak dua kali," ujar Ketua KPU Klaten, Kartika Sari Handayani saat ditemui Tribunjogja.com di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2020).
• Nomor Urut Paslon Pilkada Klaten 2020, Mulyo 1, ORI 2, ABY-HJT 3
Ia menjelaskan, sesuai dengan peraturan yang berlaku, sebenarnya KPU Klaten bisa melaksanakan debat kandidat paslon Pilkada 2020 sebanyak tiga kali.
"Ini kan sesuai regulasi maksimal itu bisa tiga kali. Tapi KPU kabupaten Klaten mengagendakan sebanyak dua kali. Alasannya karena keterbatasan anggaran," tambahnya.
Menurut Kartika, pihaknya juga telah menyampaikan kepada tim sukses (timses) masing-masing paslon terkait rencana debat kandidat tersebut.
Masing-masing timses paslon, kata Kartika, menyetujui terkait rencana tersebut.
"Kami tadi sudah sampaikan ke masing-masing timses, jika debat itu akan kita rencanakan bakal dilaksanakan pada akhir oktober dan pertengahan november," ucapnya.
• Sri Mulyani Cuti, Pjs Bupati Klaten Dijabat Oleh Sujarwanto Dwiatmoko
Meski telah mengagendakan bulan debat, namun KPU Klaten belum bisa memastikan tanggal dan lokasi debat kandidat Pilkada Klaten 2020 tersebut.
"Untuk tanggalnya belum ya, tapi saat rapat masing-masing paslon menyerahkan ke KPU. Jadi tunggu saja updatenya," imbuhnya.
Untuk teknis debat kandidat, dipaparkan Kartika, akan dilaksanakan secara terbatas.
Hal itu demi mencegah terjadinya kerumunan massa dari masing-masing pendukung paslon saat digelarnya debat kandidat itu.
"Debat itu yang hadir nanti terbatas, hanya paslon dan empat orang tim kampanye. Lalu dua orang dari Bawaslu dan lima orang dari KPU," paparnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kpu-agendakan-dua-kali-debat-kandidat-paslon-pilkada-klaten.jpg)