Pilkada Kota Magelang 2020

KPU Kota Magelang: Besaran Dana Kampanye Paslon Bakal Dibatasi

Besaran dana kampanye akan ditetapkan sesuai kesepakatan dengan paslon dan standar umum harga-harga yang ada di Kota Magelang

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi Pilkada serentak 2020 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Besaran Dana Kampanye pasangan calon pada Pemilihan Wali Kota Magelang dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 akan dibatasi dan sama untuk masing-masing paslon.

Hal ini agar dana kampanye setara dan tak berlebih-lebihan.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto, mengatakan besaran dana kampanye akan ditetapkan sesuai kesepakatan dengan paslon dan standar umum harga-harga yang ada di Kota Magelang.

Standar umum ini terkait berapa harga misalnya APK, berapa kali kegiatan atau event yang akan digelar paslon, sehingga perlu disesuaikan harganya dan dihitung dari sana.

"Mau ada event misalnya secara virtual, event atau kegiatan yang misalnya dilakukan secara virtual seperti pentas musik, itu juga ada biaya sewa artis dan lainnya, menghitungnya dari situ," kata Basmar.

Dana kampanye ini batasannya sama masing-masing pasangan calon. Dana kampanye ini dibatasi agar setara dan tak berlebihan.

"Dana kampanye batasannya sama paslon. Dana kampanye dibatasi agar setara dan tak berlebih-lebihan," ujarnya.

Lanjut Basmar, pihaknya sendiri telah merapatkan batasan dana kampanye ini dalam rapat koordinasi di KPU Kota Magelang, Sabtu (26/9/2020) kemarin.

Dana kampanye ini harus dikoordinasikan dengan pasangan calon dan penghubungnya.

"Kita berkoordinasi tentang batasan maksimal dana kampanye yang kesepakatan nanti berapa besarnya dana kampanye yang digunakan pemilihan wali kota," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved