Breaking News:

Sleman

Rumah Duka Korban Mutilasi Dikunjungi Kerabat

Beberapa kerabat dan handai taulan silih berganti berdatangan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga penyintas.

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Suasana rumah duka Rinaldy di kawasan Depok Sleman, Jumat (18/9/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Suasana duka di kediaman keluarga almarhum Rinaldy Harley Wismanu (32) korban pembunuhan dengan mutilasi begitu kentara di kawasan Nogolaten, Depok, Sleman, Jumat (18/9/2020). 

Pantauan Tribunjogja.com, beberapa kerabat dan handai taulan silih berganti berdatangan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga penyintas.

Sejumlah rangkaian bunga dan ucapan berbelasungkawa juga tak luput berada di sekitar rumah duka. 

Kepada pewarta, adik kandung korban yakni Aldi menyebutkan, komunikasi terakhir yang dilakukannya kepada sang kakak terjadi pada Rabu (9/9/2020) pekan lalu sebelum Rinaldy dinyatakan hilang. 

Kronologi Pembunuhan dan Mutilasi Alumni UGM di Apartemen Kalibata City, Modus hingga Motif Pelaku

"Komunikasinya biasa soal hubungan kakak adik dan guyon-guyonan. Dan saya terakhir ketemu dengan beliau itu hari Minggu pekan lalu," katanya. 

Saat dinyatakan hilang, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Hingga kemudian keluarga mengetahui bahwa Rinaldy diketemukan tewas dengan tubuh dimutilasi menjadi 11 bagian. 

Aldi mengatakan, Rinaldy dikenal sebagai sosok kakak yang sangat berkontribusi kepada keluarga, terutama dari aspek finansial. 

Pengakuan Pelaku Mutilasi di Apartemen Kalibata City, Hilangkan Bercak Darah Pakai Cat Putih

Seorang kerabat Rinaldy, Dana mengatakan, Rinaldy juga dikenal sebagai pribadi yang dekat dengan semua orang termasuk keluarga internal. 

"Waktu pulang ke sini, dia sangat berbaur dengan keluarga ngajak main ke mana dan dia juga termasuk tulang punggung di keluarga," imbuhnya. 

Pihak keluarga berharap kepolisian dapat mengusut tuntas kasus itu dan memberikan hukuman yang setimpal kepada terduga pelaku.

"Tegakkan hukum dan sesuai pasal hukuman mati," imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved