Breaking News:

Syarat Penumpang Pesawat dari dan ke Jakarta Selama PSBB

Lalu bagaimana jika warga akan keluar atau masuk ke Jakarta menggunakan pesawat? Apa saya persyaratannya?

ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Calon penumpang menyerahkan dokumen hasil tes rapid negatif COVID-19 kepada petugas di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7/2020). Meski penerbangan telah kembali dibuka dengan persyaratan seperti penumpang harus dengan memiliki hasil rapid atau PCR test negatif COVID-19, suasana di Bandara Soekarno Hatta masih terpantau sepi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai Senin 14 September 2020 kemarin.

Lalu bagaimana jika warga akan keluar atau masuk ke Jakarta menggunakan pesawat? Apa saya persyaratannya?

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, surat izin keluar masuk (SIKM) tidak dibutuhkan bagi penumpang pesawat yang berangkat atau tiba di Bandara Soekarno-Hatta maupun Bandara Halim Perdanakusuma pada masa PSBB jilid dua.

Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (IST/AP II)

"Saat ini tidak dibutuhkan SIKM bagi penumpang pesawat yang berangkat atau tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma," kata Awaluddin dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (16/9/2020).

Ia menerangkan, penumpang pesawat rute domestik yang ingin terbang tetap wajib membawa surat hasil rapid test atau PCR test yang berlaku maksimal 14 hari pada saat keberangkatan.

Pihaknya juga mengatakan bahwa Angkasa Pura II bersama stakeholder mendukung PSBB dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.

Syarat Penumpang Kereta Api Jarak Jauh September 2020

"Protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma dijalankan secara ketat sesuai regulasi yang ada," terangnya.

Selain itu, ia juga mengimbau penumpang untuk memperhatikan sejumlah aturan lainnya untuk membantu kelancaran penerbangan, salah satunya wajib mengisi aplikasi e-HAC.

"Penumpang rute domestik dan penumpang rute internasional yang baru mendarat wajib sudah mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card/HAC) melalui aplikasi e-HAC atau formulir kertas," jelasnya.

Tetap perhatikan informasi standar protokol kesehatan Selain hal-hal pokok tersebut, penumpang pesawat wajib memperhatikan informasi mendasar lainnya, seperti kewajiban memakai masker saat berada di bandara dan ketika naik pesawat, dan menerapkan jaga jarak.

Halaman
12
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved